Jakarta-Thebusinessnews. Bank Indonesia (BI) diharapkan mengumumkan wajib penggunaan kartu ATM berbasi Chip 6 bulan sebelum waktu yang di tentukan. Hal itu gunak mempersiapkan perbankan untuk melakukan persiapan yang membutuhkan waktu.
Direktur Konsumer Banking PT BNI Tbk, Anggoro Eko Cahyo menyatakan kesiapan Banknya melakukan migrasi ke chip, namum pengumumnya harus dilakukan 6 bulan sebelumnya.“Katakanlah kalau wajib migrasi 1 Januari 2016 maka BI harus mengumumkan bulan Juni 2015, sebab kalau beritahunya mepet kan replace kartunya jutaan,“ ujar dia di Jakarta, Jumat, 3 Juli 2015.
Selain menganti kartu, juga perlu persiapan menginstal mesin Anjungan tunai Mandiri (ATM ) . dan meningstal tersebut menunggu standar setting yang ditentukan oleh BI. Ia menambahkan saat BI mengumumkan maka BNI akan menentukan tipe kartu , mempersiapkan berapa ATM yang ditingkatkan kapasitasnya. “ tapi itu semua dilakukan setelah BI mengumumkan, “ ujar dia
Untuk menganti kartu berbasis Chip paling tidak dibutuhkan dana Rp 15.000 per kartu. Namum ia memprioritaskan untuk pembuatan kartu baru , kartu yang rusak . “ misalnya kartu ATM yang hilang dan rusak begitu diganti sudah pakai Chip, “ ujar (AZ).
