TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Berpotensi Profit Taking

Agus Haryanto
23 November 2020 | 08:00
rubrik: Capital Market
Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia diproyeksikan cenderung turun.

Dalam laman Samuel Sekuritas Indonesia via samuel.co.id, di Jakarta, hari ini, memperlihatkan bahwa pasar Amerika pada hari Jumat terkoreksi dengan penurunan 0,75% pada index Dow Jones, 0,67% pada index S&P500 dan 0,41% pada index Nasdaq. Investor AS masih akan wait and see terhadap melonjaknya infeksi Covid-19 dan perkembangan dari vaksin.

Dari dalam negeri, kasus harian Covid-19 masih belum menurun dengan penambahan 4.360 kasus baru pada hari Minggu kemarin (Sabtu: 4.998 kasus) dan pasien sembuh harian pada hari Minggu sebanyak 4.233 pasien (Sabtu: 3.404). Saat ini akumulasi kasus Covid-19 berjumlah 497.668 kasus, dengan pasien sembuh sebanyak 413.955 pasien (84,0% recovery rate). Ke depan, diperkirakan penambahan kasus harian masih belum akan turun mengingat terus bertambahnya klaster-klaster penyebaran baru. PSBB transisi di DKI Jakarta diperpanjang hingga 6 Desember.

Untuk IHSG, pekan ini akan minim sentimen dari rilis data ekonomi dan perhatian investor masih akan tertuju pada kasus Covid-19 secara global masih menjadi sorotan. IHSG Jumat lalu terkoreksi 0,41% secara harian namun naik signifikan 2,03% secara mingguan ke level 5.571. Dengan minimnya sentiment penggerak, ada kemungkinan aksi profit taking yang dilakukan oleh investor sebelum melanjutkan trend kenaikan.

“IHSG pada hari ini diperkirakan akan bergerak terbatas seiring dengan potensi aksi profit taking dan kekhawatiran akan melonjaknya Kembali kasus Covid-19 di Indonesia,” demikian tertulis.

Foto: rendy mr

BACA JUGA:   Pada Pembukaan Perdagangan, Indeks Amblas
Previous Post

Mulai Ada Pola Bearish, Saham Ini Akumulasi Beli

Next Post

Berikut, Analisis Gerakan Saham Telkom

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR