Jakarta-Thebusinessnnews. PT Mandiri Securitas mengalami penuruna market share atau pangsa pasar sebagai perantara efek saham. Pada akhir tahun 2014 tercatat memiliki nilai perdagangan efek saham Rp 67, 5 triliun atau 4,5 persen dari total nilai perdagangan saham. Namum pada akhir semester I 2015 tercatat Rp 64 triliun atau 4,1 persen.
Managing Direkctor PT Mandiri Sekuritas, Laksono W Widodo menyatakan penurunan pangsa pasar itu lebih di sebabkan langkahnya dalam melakukan mitigasi risiko. “ Kami secara organisasi memberikan pembatasan perdagangan, pembatasan pemberian fasilitas pinjaman dana perdagangan dan membatasi efek efek yang layak di perdagangan dengan fasilitas itu, “ terang dia di Jakarta, Selasa, 07 Juli 2015.
Langkah itu dilakukan untuk mengantisapasi situasi pasar modal yang tidak seperti tahun lalu. Tahun lalu ia menyebut pasar modal sedang bullish namum kondisi sekarang berbeda . dan secara keseluruhan nilai perdagangan saham perharinya juga turun dari Rp 7 triliun menjadi Rp 3 triliun. “ Jadi kami lakukan langkah mitigasi. “ ujarnya.
Namum demikian, pihaknya mengaku masih menjadi duduki peringkat ke 6 sebagai perusahaan perantara efek secara global. Namum untuk perusahaan efek nasional masih menduduki peringkat pertama.(AZ)
