Jakarta, TopBusiness—PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) mulai mengaktifkan kembali anjungan PHE-12 yang berada 50 km dari bibir pantai Kabupaten Bangkalan, Madura, Provinsi Jawa Timur.
Direktur Pengembangan dan Produksi Pertamina Hulu Energi, Taufik Aditiyawarman, menjelaskan hari ini bahwa pelaksanaan proyek ini menjalankan komitmen OTOBOSOR (on time, on budget, on scope dan on return).
“Kami bersyukur Anjungan PHE 12 ini dapat berproduksi kembali sesuai yang direncanakan. Proyek ini diharapkan dapat menambah produksi migas sebesar 1.000 bopd,” kata Taufik.
Pelaksanaan proyek PHE-12 yang berjalan di masa pandemi Covid-19 memiliki tantangan yang tinggi. Selain risiko operasi yang tergolong high risk, tim juga harus ekstra dalam menerapkan protokol kesehatan di lapangan.
General Manager PHE WMO, Dwi Mandhiri, menambahkan bahwa proyek ini dapat dilaksanakan tanpa adanya kecelakaan kerja dengan total 601,603 safe man hours (zero incident) serta tidak ditemukan kasus konfirmasi Covid-19 (zero Covid-19).
“Apresiasi setinggi tingginya kepada semua tim dan semua pihak atas usaha dan kerja kerasnya sehingga proyek berjalan lancar dan aman. Hal ini menunjukkan penerapan K3LL selalu menjadi fokus dan prioritas PHE WMO agar proyek ini dapat terlaksana dengan baik,” pungkas Dwi Mandhiri.
Sumber Ilustrasi: Istimewa
