TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Awas IHSG ke Zona Merah, Tengok 8 Saham Ini

Busthomi
1 December 2020 | 08:56
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi masih akan melanjutkan pelemahanya seperti kemarin. Hal ini teak lepas karena adanya sentiment negatif terkait lonjakan covid-19 dan di saat bersamaan pelaku pasar juga sudah jebih beli.

Menurut pengamat pasar modal dari Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama, pada perdagangan kemarin IHSG ditutup terkoreksi signifikan hingga 2,96% di level 5612.42. Dan pada awal bulan ini, berdasarkan indikator, sejatinya MACD masih menunjukkan sinyal positif.

“Meskipun demikian, Stochastic maupun RSI juga bergerak ke bawah di area netral. Namun begitu, ternyata sudah terlihat pola evening star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju ke support terdekat-nya,” terang Nafan di Jakarta, Selasa (1/12/2020).

Dengan kondisi pasar yang seperti itu berdasarkan rasio fobonacci, Nafan memproyeksi untuk level support maupun resistance berada pada 5529.96 hingga 5695.53.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:

– ACES, dengan daily (1585). RoE: 14.16%; PER: 38.37x; EPS: 41.31; PBV: 5.45x; Beta: 0.79. Pergerakan harga saham menguji beberapa garis MA 20 maupun MA 120, sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 1550 – 1585, dengan target harga secara bertahap di level 1620, 1660, 1700 dan 1850. Support: 1550 & 1485.

– ANTM, dengan daily (1145). RoE: 5.82%; PER: 24.66x; EPS: 46.43; PBV: 1.44x; Beta: 1.91. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 1125 – 1145, dengan target harga secara bertahap di level 1210 dan 1500. Support: 1060.

BACA JUGA:   IHSG pada Pembukaan Perdagangan, Bertambah Poin

– CPIN, dengan daily (6075). RoE: 13.46%; PER: 32.76x; EPS: 185.45; PBV: 4.41x; Beta: 0.84. Pergerakan harga saham menguji beberapa garis MA 20 maupun MA 120, sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 5975 – 6075, dengan target harga secara bertahap di level 6200, 6350, 6550, 7025 dan 7475. Support: 5975 & 5850.

– CTRA, dengan daily (925). RoE: 1.83%; PER: 55.59x; EPS: 16.64; PBV: 1.83x; Beta: 2.02. Pergerakan harga saham menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 900 – 925, dengan target harga secara bertahap di level 960, 1000 dan 1050. Support: 900, 865 & 810.

– ERAA, dengan daily (1720). RoE: 7.22%; PER: 13.99x; EPS: 122.96; PBV: 1.01; Beta: 1.8. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60, sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 1665 – 1720, dengan target harga secara bertahap di level 1805, 1990 dan 2170. Support: 1665 & 1625.

– INDF, dengan daily (7100). RoE: 6.57%; PER: 12.49x; EPS: 568.57; PBV: 0.82x; Beta: 0.71. Pergerakan harga saham menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 7000 – 7100, dengan target harga secara bertahap di level 7400, 7600 dan 8375. Support: 6800.

– INTP, dengan daily (14300). RoE: 6.58%; PER: 33.54x; EPS: 402.43; PBV: 2.26x; Beta: 1.54. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 13850 – 14300, dengan target harga secara bertahap di level 14875, 17250 dan 19625. Support: 13850 & 13050.

BACA JUGA:   IHSG Dibuka Perkasa

– SMRA, Daily (820). RoE: -0.18%; PER: -723.53x; EPS: -1.13; PBV: 1.27x; Beta: 2.38. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 790 – 820, dengan target harga secara bertahap di level 840 dan 950. Support: 780 & 730.

Foto: Rendy MR (TopBusiness)

Tags: analisihsgpasar modalproyeksi ihsg
Previous Post

IHSG Berpotensi Tertekan?

Next Post

Pemerintah Pastikan Kesiapan Vaksinasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR