Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Rabu (02/12/2020) berpotensi lanjutkan penguatan.
Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia melalui samuel.co.id, di Jakarta, memperlihatkan bahwa bursa Amerika kemarin menguat, dengan Dow naik 0,62%, diikuti oleh S&P 500 1,13% dan Nasdaq 1,28%. Tren positif tersebut didukung oleh optimisme bahwa paket stimulus akan segera dirilis untuk mendukung pemulihan ekonomi.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat, Nancy Pelosi, dan Menteri Keuangan AS, Steve Mnuchin, dijadwalkan bertemu kembali untuk membahas paket stimulus.
Di sisi lain, produsen vaksin Covid-19 sudah mulai mengajukan izin edar di beberapa wilayah. Pfizer sedang mengajukan izin ke European Medicine Agency, sedangkan Moderna juga melakukan hal yang sama untuk mendapatkan izin edar di Uni Eropa dan Singapura.
IHSG kemarin menguat 2,0% di tengah aksi jual asing senilai Rp 777 miliar di pasar reguler. Kenaikan IHSG didukung oleh indeks PMI manufaktur Indonesia yang mencapai 50,6 pada November, yang mengindikasikan aktivitas manufaktur Indonesia yang membaik. Inflasi November (0,28%) juga menunjukkan bahwa daya beli masyarakat mulai pulih. Meski begitu, masih ada sentimen negatif dari peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia. Pada Senin (1/12), ditemukan 5.092 kasus baru di Indonesia, sedangkan 4.361 pasien telah sembuh.
“Saat ini, IHSG berpeluang melanjutkan tren penguatannya sejalan dengan penguatan bursa global dan perkembangan paket stimulus AS,” demikian tertulis.
Foto: Rendy MR
