TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

WIKA Berhasil dapat Permintaan sebesar 2,5 kali untuk Obligasi dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan

Albarsyah
3 December 2020 | 16:03
rubrik: Capital Market
WIKA Berhasil dapat Permintaan sebesar 2,5 kali untuk Obligasi dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan

Jakarta, TopBusiness – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.  [WIKA] berhasil mendapatkan permintaan sebesar 2,5 kali (oversubscribed) untuk obligasi & sukuk mudharabah berkelanjutan  tahap I senilai Rp 2 triliun untuk tenor 3, 5 dan 7 tahun dengan kupon masing-masing secara berturut-turut 8,60%, 9,25, dan  9,85%.

Hal itu menunjukkan masih tingginya minat dan kepercayaan para investor, saat dan pasca pandemi untuk berinvestasi pada  sektor infrastruktur khususnya pada WIKA yang diproyeksi akan  semakin positif pada 2021 mendatang.

Terminal Kijing, Mempawah, Kalimantan Barat

Direktur Keuangan WIKA, Ade Wahyu, mengatakan bahwa WIKA  bersyukur telah dipercaya oleh para investor dalam penawaran  obligasi & sukuk yang ditujukan untuk refinancing komodo bonds  dan alokasi kebutuhan modal kerja. “Kami mengucapkan terima  kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan seluruh pihak yang  telah mendukung keberhasilan WIKA dalam proses penerbitan  Obligasi & Sukuk Berkelanjutan Tahap I ini.”

Seluruh hal tersebut di atas menunjukkan kepercayaan para investor yang kuat terhadap WIKA dan infrastruktur di Indonesia, serta keyakinan akan prospek obligasi & sukuk berkelanjutan tahap I. Dengan model bisnis yang terintegrasi serta profil risiko yang  terdiversifikasi WIKA siap mendukung Pemerintah dalam  pembangunan infrastruktur di Indonesia serta pemulihan ekonomi  nasional (PEN)

Optimistis Realisasikan Target 2020

Kesuksesan penawaran Obligasi dan Sukuk Berkelanjutan Tahap I  ini, juga didorong oleh optimisme perseroan mencapai target kontrak  baru 2020 yang telah ditetapkan sebesar Rp 21,37 triliun. Hingga  November, kontrak baru Perseroan telah mencapai Rp18 triliun atau  84,22% dari target.

Adapun kontribusi kontrak baru terbesar secara berturut-turut berasal dari segmen infrastruktur dan gedung sebesar Rp 7,78 triliun, energi dan industrial plant sebesar Rp 5,62 triliun, industri Rp 4,10   triliun dan properti sebesar Rp 509 miliar.

BACA JUGA:   Indeks masih Datar

Raihan kontrak kontrak besar, diantaranya, berasal dari proyek Smelter Feronikel yang terletak di Sulawesi Tenggara sebesar Rp 5,39 triliun, royek lanjutan tol Serang Panimbang Rp 938 miliar dan  proyek Bendungan Ameroro, Sulawesi Tenggara sebesar Rp 538 miliar.

Saat ini, perseroan juga tengah mengikuti beberapa proses tender  proyek strategis yang tahun ini akan diumumkan dan kualifikasinya  sesuai dengan portofolio, pengalaman, dan teknologi terkini yang  digunakan. Diharapkan hal itu bisa menjadi pengungkitnya. Perseroan juga meyakini bahwa di tahun 2021 industri konstruksi di  Indonesia akan kembali menggeliat seiring dengan membaiknya kondisi makro ekonomi di Indonesia, sehingga Perseroan yakin akan  tumbuh signifikan di tahun 2021.

Previous Post

700 Hotel RedDoorz Disertifikasi Protokol Covid

Next Post

Inpex – PGN Tandatangan Nota Kesepahaman Jual Beli Gas dari Blok Masela

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR