TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Presiden Lepas Ekspor US$ 1,64 Miliar, Termasuk dari UMKM

Nurdian Akhmad
4 December 2020 | 18:25
rubrik: Ekonomi

Jakarta, TopBusiness – Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jumat (4/12/2020), melepas ekspor senilai US$ 1,64 miliar ke sejumlah negara antara lain Jepang, India, Arab Saudi, dan Hong Kong.

“Dengan mengucap Bismillah saya resmikan kegiatan pelepasan ekspor dari negara Indonesia yang bernilai tambah dan berdaya saing ke pasar global pada hari ini,” ujar Jokowi dalam Pelepasan Ekspor ke Pasar Global Tahun 2020 secara virtual.

Ia mengingatkan agar pelepasan ekspor ini bukan hanya sekadar seremonial belaka. Namun, Jokowi berharap ini bisa menjadi momentum yang berkelanjutan.

“Saya harap kegiatan pelepasan ekspor seperti ini tidak hanya seremonial semata, tapi momentum berkelanjutan yang menghasilkan nilai ekspor yang terus meningkat,” tutur Jokowi.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan ekspor ini dilakukan oleh 133 perusahaan. Mayoritas atau 79 eksportir adalah perusahaan non UMKM dan 54 eksportir berasal dari UMKM.

“Dari 79 perusahaan non UMKM ada yang pertama kali ekspor perdana, perusahaan dari Mojokerto, ekspor cerutu senilai Rp1,25 miliar atau US$86 ribu ke Jepang,” kata Agus.

Selanjutnya, terdapat tujuh perusahaan non UMKM yang melakukan diversifikasi produk ekspor baru berupa udang tepung, ikan fillet, pipa besi, dan pasta gigi. Nilai ekspor dari tujuh perusahaan tersebut sebesar US$24 juta atau Rp354,16 mililar.

Agus mengatakan nilai ekspor dari 54 UMKM sebesar US$12,29 juta atau Rp178,15 miliar. Ada 7 dari 54 UMKM yang melakukan ekspor perdana.

“Tujuh perusahaan melakukan ekspor perdana dari Jawa Tengah, ekspor makanan olahan ke Arab Saudi, lalu tempat tidur ke Jepang, udang beku ke Jepang,” jelas Agus.

Lalu, terdapat 11 UMKM yang melakukan diversifikasi produk. Total nilai ekspornya tercatat sebesar US$1,16 juta atau Rp16 miliar.

BACA JUGA:   Ekonomi Global Pulih Moderat; BI Rate Bertahan
Tags: ekspor
Previous Post

Komut Sentul City Desak Hakim PKPU Bertindak Tegas

Next Post

SKK Migas Berikan 18 Penghargaan kepada Industri Hulu

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR