TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bangun Runway Bandara Lombok, Hutama Karya Gunakan Aspal Berkualitas Tinggi

Albarsyah
14 December 2020 | 11:19
rubrik: BUMN
Bangun Runway Bandara Lombok, Hutama Karya Gunakan Aspal Berkualitas Tinggi

Jakarta, TopBusiness – Setelah sukses membangun landasan pacu (runway) di Bandara Internasional  Soekarno-Hatta dan Bandara Pattimura Ambon, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) kembali dipercaya untuk membangun runway dan sarana penunjang pada Bandara  Internasional Lombok milik PT Angkasa Pura I.

Proyek tersebut merupakan bagian dari  infrastruktur regional pendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika  dan Kawasan Strategi Super Prioritas Nasional (KSPN) yang akan  menjadi lokasi gelaran MotoGP 2021.

Dalam proyek ini, Hutama Karya akan mengerjakan overlay runway eksisting dengan ukuran  2.750 meter x 60 meter dan perpanjangan runway dengan ukuran 550 meter x 60 meter berikut  sarana penunjangnya. Dengan revitalisasi tersebut, akan ada peningkatan kapasitas operasional bandara, serta kapasitas runway maksimum yang semula untuk pesawat Boeing 737 menjadi  pesawat Boeing 777.

Direktur Operasi II Hutama Karya, Novias Nurendra, menyampaikan bahwa dalam proyek-proyek pembangunan runway bandara internasional, Hutama Karya telah menggunakan aspal pengikat berkualitas tinggi dengan sistem PG (Performance Grading). Aspal PG ini memiliki spesifikasi pengolahan pada suhu tinggi dan penurunan suhu yang cepat, setelah di hampar sehingga dapat langsung difungsikan setelah beberapa jam.

“Keunggulan aspal dengan sistem PG ini adalah lebih kuat dan tahan akan keretakan atau  kerusakan lainnya sehingga banyak digunakan pada pekerjaan jalan atau runway bandara di  dunia. Jenis aspal ini sudah kami gunakan sebelumnya di Bandara Internasional Soekarno Hatta dan hasilnya sangat bagus. Hal ini membuat pengelola bandara, baik itu Angkasa Pura I dan II, juga ingin mengimplementasikannya di bandara-bandara lain di Indonesia, termasuk di  Bandara Internasional Lombok ini,” tegas  Novias dalam keterangan resmi yang diterima redaksi TopBusiness.id.

Novias menambahkan bahwa untuk mengimplementasikan sistem aspal PG perlu keahlian dan  sertifikasi khusus. Hutama Karya adalah satu dari sedikit kontraktor di Indonesia yang  tersertifikasi untuk menggunakan aspal jenis ini.

BACA JUGA:   Erick: Indonesia harus Capai Berdaulat Energi, Kesehatan dan Digitalisasi

Selain menggunakan teknologi dan bahan berkualitas, Hutama Karya juga memastikan seluruh  aspek QHSSE terpenuhi dengan baik, terlebih pembangunan ini dilaksanakan selama masa  pandemi COVID-19. Beberapa upaya yang dilakukan untuk meminimalisir penularan virus di area proyek antara lain adalah penerapan protokol 3M (Memakai Masker, Menjaga Jarak,  Mencuci Tangan) serta 3T (Testing, Tracing, Treatment) yang ketat untuk seluruh karyawan  dan pekerja, membatasi pertemuan fisik, serta membuat skema pengadaan dalam skala besar  sehingga tidak terlalu sering pendatangan material ke area pekerjaan.

Novias juga menjelaskan bahwa untuk meningkatkan target produktivitas pekerjaan sekaligus  tidak mengganggu operasional bandara, tim di lapangan melakukan kajian-kajian terkait  keselamatan operasional bandara. “Proyek ini juga kebetulan dilaksanakan saat musim hujan  sehingga tim harus bisa memaksimalkan pekerjaan saat cuaca dalam kondisi baik, sehingga  tidak menghambat target-target produksi yang telah direncanakan,” ujarnya. Progres pembangunan runway Bandara Internasional Lombok saat ini masih dalam tahap  pengkajian keselamatan operasional bandara dan pekerjaan tanah di area perpanjangan runway. Proyek ini akan dilaksanakan dalam 360 hari kalender dan ditargetkan rampung pada  November 2021 mendatang.

Previous Post

Program PEN Capai Serapan Anggaran Rp 440,03 Triliun

Next Post

Dikunjungi Wamen, PTPP Optimistis Sirkuit Mandalika Rampung Pertengahan 2021

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR