TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Holding RS BUMN Bekerjasama dengan RSUI

Albarsyah
17 December 2020 | 10:05
rubrik: BUMN
Holding RS BUMN Bekerjasama dengan RSUI

Jakarta, TopBusiness – Di tengah masa pandemi yang belum berakhir, Pertamedika IHC sebagai PT Holding Rumah Sakit BUMN kian memantapkan posisinya dalam menghadirkan layanan kesehatan hingga ke pelosok tanah air pada hari ini.

Berbagai strategi dilakukan guna memperluas jaringan layanan kesehatan bagi masyarakat dalam rangka mewujudkan ketahanan kesehatan nasional. Beberapa strategi tersebut terwujud pada hari ini melalui penandatangan perjanjian kerjasama dengan RSUI dan perjanjian kerjasama operasional dalam proses holdingnisasi RS BUMN fase 3.

Perjanjian Kerjasama dengan RSUI merupakan tindak lanjut dari kerjasama induk antara PT Pertamina Bina Medika IHC dengan Universitas Indonesia yang telah ditandatangani pada tanggal 23 Juni 2020. Perjanjian ini mengukuhkan komitmen PT Pertamina Bina Medika (Pertamedika) IHC dan Universitas Indonesia untuk bekerjasama dalam pengelolaan Rumah Sakit Universitas Indonesia yang merupakan rumah sakit pendidikan yang dimiliki Universitas Indonesia. Upaya ini adalah untuk mewujudkan target pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan berkualitas dan terjangkau untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Sebagai langkah pembentukan Holding RS BUMN,  fase 1 telah dilaksanakan pada akhir Maret 2020 ditandai dengan akuisisi PT Rumah Sakit Pelni oleh PT Pertamedika IHC. Proses ini dilanjutkan dengan tercapainya fase 2 pada tanggal 7 Agustus 2020 dimana 7 (tujuh) PT Rumah Sakit bergabung menjadi bagian PT Pertamedika IHC dan konsolidasi dilakukan atas 35 rumah sakit dan 4.325 ranjang. Pada Fase III ini, Pertamedika IHC melakukan kerjasama manajemen operasional dengan 34 rumah sakit BUMN lain dimana dikelola oleh 18 PT Rumah Sakit BUMN sebagai berikut:

PT Cut Meutia Medika Nusantara, dengan induk BUMN PT Perkebunan Nusantara I

PT Tembakau Deli Medica, dengan induk BUMN PT Perkebunan Nusantara II

BACA JUGA:   HK Operasikan Tiga Ruas JTTS

PT Sri Pamela Medika Nusantara, dengan induk BUMN PT Perkebunan Nusantara III

PT Prima Medika Nusantara, dengan induk BUMN PT Perkebunan Nusantara IV

PT Nusa Lima Medika, dengan induk BUMN PT Perkebunan Nusantara V

PT Agro Medika Nusantara, dengan induk BUMN PT Perkebunan Nusantara VII

PT Kalimantan Medika Nusantara, dengan induk BUMN PT Perkebunan Nusantara XIII

PT Pindad Medika Utama, dengan induk BUMN PT Pindad (Persero)

PT Bukit Asam Medika, dengan induk BUMN PT Bukit Asam Tbk

RS LNG Badak, dengan induk BUMN PT Badak LNG

PT Prima Husada Cipta Medan, dengan induk BUMN PT Pelabuhan Indonesia I (Persero)

PT Petro Graha Medika, dengan induk BUMN PT Petrokimia Gresik

PT Kaltim Medika Utama, dengan induk BUMN PT Pupuk Kaltim

PT Graha Pusri Medika, dengan induk BUMN PT Pupuk Sriwijaya

PT Cipta Nirmala, dengan induk BUMN PT Semen Gresik

RS Antam Medika, dengan induk BUMN PT Antam

RSI Garam Kalianget, dengan induk BUMN PT Garam (Persero)

RS Semen Padang, dengan induk PT Semen Indonesia

Pada Fase III ini, model kerjasama manajemen operasional meliputi 5 ruang lingkup utama meliputi Operasional,  Tenaga SDM Perbantuan, Pemasaran, Pengembangan Keilmuan dan Sistem Informasi & Teknologi. Kerjasama ini dilaksanakan lewat acara Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Operasional RS BUMN Tahap III yang digelar di Synergy Lounge Gedung Kementerian BUMN pada Rabu 16 Desember 2020.

Pada acara tersebut turut hadir Menteri BUMN Erick Thohir, Wamen I BUMN Budi Gunadi Sadikin, Wamen II BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Direktur BUMN, serta para Direktur PT RS BUMN. Penandatanganan kerjasama ini sekaligus menjadi landasan dan juga pernyataan bahwa sejak hari ini, koordinasi pengelolaan seluruh rumah sakit BUMN sebanyak 69 rumah sakit dimana secara total memiliki lebih dari 6909 tempat tidur dilakukan melalui PT Pertamina Bina Medika IHC selaku Holding Rumah Sakit BUMN.

BACA JUGA:   Gara-gara Pandemi, Penerbitan Obligasi BUMN Cuma Rp40 T

Dalam arahannya, Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan, “Pembentukan Holding RS BUMN ini diharapkan tak hanya mampu menjadi semangat dalam memberikan kemudahan untuk melayani masyarakat namun juga mampu meningkatkan peran dalam menjaga ketahanan kesehatan nasional yang dapat diwujudkan lewat 4 objektif strategis, yaitu : penyediaan layanan kesehatan berkualitas, peningkatan jaringan dan skala, pengembangan kapabilitas dan inovasi, serta integrasi dan kolaborasi ekosistem kesehatan nasional, ” tegas Erick dalam keterangan resmi yang diterima redaksi Top Business.id.

Dalam kesempatan yang sama Direktur Utama Pertamedika IHC,  dr. Fathema Djan Rachmat mengungkapkan rasa optimisnya terhadap sinergi RS BUMN yang akan menjadi gebrakan baru industri layanan kesehatan di Indonesia, “Kolaborasi bersama ini merupakan strategi utama Pertamedika IHC untuk membangun Quality of Care dan membangun efisiensi di Industri Kesehatan yang lebih baik, sehingga pelayanan kesehatan yang memiliki standar pelayanan terbaik yang sama pada seluruh jaringan dapat terwujud dan, kita dapat berkontribusi dalam membangun ketahanan kesehatan nasional yang lebih kuat yang mampu berkompetisi secara global,” tegas Fathema.

Previous Post

Eddy Ganefo Kembali Pimpin Kadin Indonesia

Next Post

PUPR Dorong Persaingan Usaha Sehat dan Adil di Bidang Jasa Konstruksi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR