Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga akhir perdagangan hari ini diproyeksikan masih bergerak di zona hijau.
Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia melalui samuel.co.id, di Jakarta, memperlihatkan bursa Amerika melanjutkan tren penurunan tadi malam, dengan dow turun 0,67%, diikuti oleh S&P 500 (0,21%). Namun, Nasdaq naik 0,51%, terutama karena pengumuman bahwa Apple akan mulai membuat mobil, yang menyebabkan harga sahamnya naik.
Sentimen positif datang dari paket stimulus AS sebesar USD 900 miliar yang dapat segera dikeluarkan setelah mendapat persetujuan dari Kongres Amerika. Namun, penemuan varian Covid-19 baru di Inggris masih membayangi pergerakan pasar saham. Varian baru memaksa London untuk mengunci total pada Natal dan Tahun Baru, sementara itu juga ditemukan di Belanda, Italia, Belgia dan Denmark.
IHSG kemarin mengalami koreksi yang cukup dalam (2,31%), menyusul melemahnya bursa global. Apalagi, pandemi masih marak di Indonesia, dengan 6.347 kasus baru ditemukan pada Selasa (22/12/2020) dengan 5.838 penderita. Kasus baru tersebut menambah jumlah kasus aktif menjadi 105.146.
“Namun, hari ini IHSG bisa saja bergerak naik akibat reshuffle kabinet yang melibatkan sejumlah kalangan profesional dengan tetap menjaga peta politik yang berimbang. Selain itu, ada pula optimisme yang muncul dari pengembangan beberapa vaksin yang mungkin mampu melawan varian baru Covid-19,” demikian tertulis.
Foto: Rendy MR
