TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

KEEN Targetkan Laba Bersih di 2021 Capai US$ 11,1 Juta

Busthomi
29 December 2020 | 10:15
rubrik: Capital Market
KEEN Targetkan Laba Bersih di 2021 Capai US$ 11,1 Juta

Jakarta, TopBusiness – Direktur Keuangan PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN), Giat Widjaja mengatakan, sejalan dengan penambahan dan optimalisasi kapasitas, kinerja keuangan perusahaan memperlihatkan tren pertumbuhan positif.  Aset perusahaan yang pada tahun 2019 sekitar USD 260,8 juta, diperkirakan  tumbuh menjadi USD 279,6 juta pada akhir 2020 dan menjadi USD 306,4 juta pada akhir 2021.

Sementara itu, pendapatan perusahaan antara tahun 2019 dan 2020 diperkirakan berkisar USD 23,7 juta, dan selanjutnya ditargetkan naik menjadi USD 47,4 juta pada 2021.

“Sedangkan laba bersih diprediksi meningkat dari USD 3,6 juta pada 2019 menjadi USD 4,7 juta tahun 2020 ini. Selanjutnya laba bersih 2021 ditargetkan menjadi USD 11,1 juta,” ujar Giat Widjaja, di Jakarta, ditulis Selasa (29/12/2020).

Seiring dengan perkembangan kinerja menggembirakan tersebut, deisebutkan Wakil Presiden Direktur PT Kencana Energi Lestari Tbk, Wilson Maknawi, pihaknya akan terus mendorong  pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT) di Indonesia. Alasannya, Indonesia merupakan negara dengan potensi EBT yang melimpah.

Dengan demikian, kata dia, tidak perlu khawatir pasokan EBT berkurang bila pembangkit fosil dinonaktifkan satu saat nanti. “Kalau di luar negeri pada 2050 (pembangkit fosil nonaktif). Kita bisa tahun 2040-2050 kalau kita serius mengembangkan potensi energi hijau yang kita miliki,” ujar Wilson.

Menurut Wilson, jika pasokan energi  terbarukan memadai,  pemerintah bisa mengalihkan subsidi bahan bakar minyak (BBM) untuk subsidi bunga kredit proyek EBT, seperti proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm), Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg), Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP), dan Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH).

BACA JUGA:   Saat Pandemi, DPK BNI Melonjak 21,4%

Dengan potensi yang ada, Wilson memproyeksikan Indonesia bisa sepenuhnya menggunakan pembangkit ramah lingkungan dalam 20 tahun ke depan. Perhitungannya, 10 tahun pertama agar pembangkit berbasis fosil yang baru beroperasi bisa kembali modal. Sedangkan lima tahun sisanya merupakan masa transisi untuk mengurangi pemakaian pembangkit fosil.

FOTO: Istimewa

Tags: KEENkinerja keuanganPT Kencana Energi Lestari Tbk
Previous Post

2 Rusun Universitas Muhammadiyah Banjarmasin Siap Beroperasi

Next Post

Jembatan Sei Alalak akan Rampung 2021

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR