TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Selama Nataru, AirNav Kelola 55.188 Pergerakan Pesawat

Busthomi
5 January 2021 | 10:37
rubrik: Business Info
Selama Nataru, AirNav Kelola 55.188 Pergerakan Pesawat

Jakarta, TopBusiness – Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia selama periode angkutan Natal 2020 dan Tahun Baru (Nataru) 2021 telah mengelola 55.188 pergerakan pesawat udara.

Periode tersebut terjadi sejak 18 Desember 2020 sampai dengan 3 Januari 2021 lalu. Demikian disampaikan oleh Direktur Utama AirNav Indonesia, M. Pramintohadi Sukarno, dalam keterangan resmi yang diterima, dikutip Selasa (5/1/2021).

Menurut Pramintohadi, data penerbangan tersebut belum ditambah dengan data posko monitoring Nataru hari terakhir yang jatuh pada hari Senin kemarin.

“Pada puncak arus balik kedua, Minggu (3/1) kemarin, AirNav Indonesia melayani 3.481 pergerakan pesawat udara di seluruh Nusantara, terdiri dari 3.380 penerbangan rute domestik dan 101 penerbangan rute internasional. Rata-rata jumlah penggunaan slot penerbangan pada delapan bandara besar mencapai 71%,” ungkap Pramintohadi.

Dijelaskannya, lima bandara dengan pergerakan pesawat udara terbanyak yang dilayani hari Minggu kemarin antara lain adalah Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, dengan 902 pergerakan. Lalu Bandara Juanda, Surabaya, dengan 262 pergerakan. Disusul Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, dengan 257 pergerakan. Selanjutnya Bandara Hasanuddin, Makassar, dengan 243 pergerakan. Dan terakhir Bandara Kualanamu, Medan, dengan 152 pergerakan.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh AirNav Indonesia, puncak pergerakan pesawat udara untuk arus mudik terjadi pada tanggal 23 Desember 2020 lalu.

“Pada 23 Desember 2020, kami melayani 3.848 pergerakan pesawat udara, yang juga merupakan jumlah tertinggi pada periode angkutan NATARU ini. Rata-rata jumlah penggunaan slot penerbangan pada delapan bandara besar mencapai 74%,” ujarnya.

Lima bandara dengan pergerakan pesawat udara terbanyak pada tanggal 23 Desember antara lain adalah Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, dengan 917 pergerakan, Bandara Hasanuddin, Makassar, dengan 279 pergerakan, Bandara Juanda, Surabaya, dengan 260 pergerakan, Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, dengan 207 pergerakan dan Bandara Kualanamu, Medan, dengan 157 pergerakan.

BACA JUGA:   Meningkat 35%, Whoosh Angkut 92 Ribu Penumpang Selama Libur Panjang

Sedangkan untuk rute internasional, menurut Pramintohadi, memang masih jauh dari kondisi normal sebelum pandemi COVID-19 melanda dunia. Kata dia, untuk pergerakan rute internasional memang masih minus sampai dengan 85%. Bahkan, penerbangan lintas atau overflying minusnya juga masih sampai dengan 79% dibandingkan dengan kondisi normal.

“Tapi kami yakin, ke depan kondisi pergerakan rute internasional dan overflying juga akan semakin membaik seiring dengan pengetatan protokol kesehatan di industri penerbangan,” papar Pramintohadi.

AirNav Indonesia pada bulan Desember 2020 melayani total 122.480 pergerakan di seluruh ruang udara Indonesia. Angka ini turun 34% dibandingkan dengan pergerakan yang kami layani pada Desember 2019, yakni 184.752. Total pergerakan pesawat udara yang dilayani pada 2020 adalah 1.202.748 pergerakan, sedangkan pada 2019 adalah 2.097.595 pergerakan.

“Namun tren pergerakan pesawat udara sejak Mei 2020 sampai dengan saat ini terus meningkat dan berangsur pulih,” terangnya. 

Posko monitoring Nataru, menurut Pramintohadi, dilaksanakan oleh AirNav Indonesia sejak 18 Desember 2020 lalu, dan ditutup Senin 4 Januari 2021.

AirNav Indonesia selalu mengimplementasikan protokol kesehatan ketat agar para petugas navigasi penerbangan di lapangan tetap sehat dan terhindar dari virus COVID-19. Protokol kesehatan dengan penerapan 3M, menjaga jarak, mencuci tangan dan menggunakan masker, menjadi basis utama bagi seluruh personel layanan navigasi penerbangan yang bertugas di lapangan.

FOTO: Istimewa

Tags: Airnavlibur panjangpenumpang pesawat
Previous Post

EBA SMF Rp 576 Miliar Dicatatkan Hari Ini

Next Post

Harga Kedelai Melonjak, Dorong Petani Tanam Kedelai

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR