TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Teken HoA Produksi Karbon Aktif, Bukit Asam Genjot Hilirisasi Batubara

Busthomi
6 January 2021 | 13:29
rubrik: Capital Market
Masih Optimis, Bukit Asam tak Revisi Capex Rp4 T

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) kembali mewujudkan komitmennya dalam upaya hilirisasi dan peningkatan nilai tambah pertambangan batubara. Salah satunya adalah dengan memproduksi karbon aktif dari bahan baku batubara.

Langkah ini pun sudah diwujudkan dengan menandatangani Head of Agreement (HoA) dengan produsen dan pemasok karbon aktif Activated Carbon Technologies PTY, Ltd (ACT) yang berbasis di Australia.

Karbon aktif adalah salah satu upaya hilirisasi di mana batu bara diolah dan mengalami proses aktivasi, sehingga menjadi material yang di dalamnya terdapat banyak pori-pori yang berfungsi menyerap zat lain di sekitarnya.

Karbon aktif dapat dimanfaatkan untuk proses penjernihan dan pemurnian air, pemurnian gas dan udara, filter industri makanan, penghilang warna untuk industri gula dan MSG, hingga penggunaan di bidang farmasi sebagai penetral limbah obat-obatan agar tidak membahayakan lingkungan.

“Kesepakatan antara PTBA dan Activated Carbon Technologies PTY, Ltd berupa pemanfaataan karbon aktif yang akan diproduksi oleh PTBA. Dalam HoA ini, ACT nantnya bertindak sebagai calon offtaker karbon aktif yang akan diproduksi dan diolah PTBA di Tanjung Enim, Sumatra Selatan,” tutur Direktur Pengembangan Usaha PTBA, Fuad IZ Fachroeddin dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip di Jakarta, Rabu (6/1/2021).

Kualitas produk dan term komersial lainnya, kata dia, akan disepakati lebih lanjut oleh para pihak dalam perjanjian jual beli yang lebih rinci. PTBA sendiri berencana membangun pabrik di Kawasan Industri Tanjung Enim (BACBIE) untuk memproduksi karbon aktif sebanyak 12.000 ton per tahun dengan mengolah sebanyak 60.000 ton batu bara per tahun.

Dia menerangkan, persiapan Front End Engeneering Design (FEED) untuk pabrik akan dimulai pada 2021. “Ini kembali menjadi milestone bagi PTBA dengan penandatanganan HoA bersama Activated Carbon Technologies PTY, LTD yang akan menjadi offtaker 12 ribu ton karbon aktif per tahun. Diharapkan pada tahun 2023, realisasi pengapalan pertama karbon aktif dari Tanjung Enim ke pelabuhan di Australia dapat terwujud,” terangnya.

BACA JUGA:   BNI akan Buyback Saham Karena Lonjakan Covid

Kerja sama ini merupakan bukti transformasi PTBA yang terus mendorong nilai tambah hasil pertambangan batubara.

CEO dan Founder ACT Peter Cullum sangat bergembira dengan kerja sama ini. “Kami melihat adanya kesempatan yang sangat baik dan kemungkinan besar kesuksesan yang lebih besar dari kerja sama ini. Selain hal tersebut, kami juga melihat adanya pertumbuhan permintaan karbon aktif yang terus bertambah dan bisa kami optimalkan untuk merambah pasar lebih luas di dunia,” imbuhnya.

Berdiri sejak 2003 di Perth, Australia, ACT yang menjadi offtaker karbon aktif PTBA selama ini dikenal sebagai perusahaan dan pemasok karbon aktif ternama di dunia. ACT memiliki kapasitas produksi karbon aktif di atas 40.000 ton per tahun dengan pasar global yang meliputi Australia, Selandia Baru, Eropa, Kanada, dan Amerika Serikat.

FOTO: Istimewa

Tags: bukit asamhilirisasiproduksi karbon aktifptba
Previous Post

Soal Rafi dan Lasso Promosi Saham MCAS, Ini Tanggapan BEI dan Manajemen

Next Post

Cleantech Pasok Energi Surya 25 Tahun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR