Jakarta, TopBusiness—Panin Financial melakukan sejumlah strategi untuk kelangsungan bisnis saat terjadinya dampak Covid-19. Satu dia antara itu adalah dengan fokus pada pangsa pasar.
Dalam penjelasan tertulis untuk publik hari ini, manajemen Panin Financial menjelaskan bahwa mereka akan melakukan komparasi dengan perusahaan asuransi jiwa lainnya. Dan membuat rencana kerja untuk mengejar ketertinggalan dengan tujuan dapat terus bersaing dengan kompetitor.
Panin Financial pun berencana untuk menerapkan dan terus mengembangkan budaya digital di dalam perusahaan seperti otomatisasi proses, promosi secara digital, pengembangan digital platform, agar dapat terus bersaing di era digital.
Perusahaan tersebut pun merencanakan fokus ke regulasi. Sesuai dengan regulasi IFRS 17 mengenai “Insurance Contract”, saat ini AAJI sedang dalam proses diskusi dengan OJK untuk memulai implementasi IFRS 17 di tahun 2025.
“Dalam hal ini, kami akan melakukan persiapan lebih awal untuk perubahan yang akan dihadapi baik dari sisi perencanaan, teknis maupun teknologi”, demikian dijelaskan oleh manajemen perusahaan tersebut.
Panin Financial pun melakukan persiapan untuk spin-off unit syariah dengan mengembangkan pangsa pasar melalui ekspansi volume penjualan dan penetapan kriteria untuk spin-off.
Sumber Ilustrasi: Istimewa
