IHSG Akan Bergerak Flat

Penulis Agus

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Rabu (13/01/2021) bergerak flat.

Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia melalui samuel.co.id, di Jakarta, hari ini, memperlihatkan bahwa bursa saham AS semalam ditutup menguat topis. Dow terangkat 0,19%, S&P 500 0,04% dan Nasdaq 0,28%. Para pelaku pasar menunggu kepemerintahan serta mempertimbangkan rencana ekonomi dari Pemerintah untuk tahun 2021 ini, termasuk tentang stimulus dan pajak. Para pelaku pasar juga memperhatikan hasil obligasi pemerintah 10 tahun AS yang sudah berada di atas level 1%, dimana kemarin yield berada di 1,18%, level tertinggi sejak Maret tahun lalu.

Dari komoditas, harga minyak kembali mengalami peningkatan. Brent naik 1,94% dan minyak WTI terapresiasi 1,99%. Penguatan ditopang dari data stok minyak AS yang turun 5,82 juta barel minggu lalu, dimana konsensus hanya mengestimasi penurunan sebesar 3 juta barel saja.

Dari dalam negeri, IHSG kemarin masih mampu + 0,20% di tengah izin peredaran vaksin darurat sudah disetujui BPOM dan tibanya 15 juta bahan baku vaksin. Hal ini menjadi angin segar di tengah masih tingginya penambahan kasus COVID -19 di Indonesia. Kemarin tercatat pertambahan kasus baru sebanyak 10.047 kasus dan kasus sembuh hanya mencapai 7.068kasus. Dengan demikian kasus kasus aktif kembali meningkat hingga mencapai 126.313 kasus.

“Hari ini kami memproyeksikan IHSG akan bergerak menunggu vaksinasi yang akan mulai dilaksanakan hari ini, dimana Presiden Joko Widodo akan menjadi orang pertama yang diberi vaksin dan menunggu apakah ada efek samping yang serius atau tidak, jika tidak ada, maka vaksinasi akan dilakukan masal kepada masyarakat Indonesia. Hal tersebut dapat menjadi sentimen positif di tengah banyaknya negara yang menyatakan negaranya dalam kondisi darurat COVID-19,” demikian tertulis.

Foto: Rendy MR

BACA JUGA

Tinggalkan komentar