TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Optimisme Kadin terhadap Pemulihan Ekonomi

Nurdian Akhmad
20 January 2021 | 17:43
rubrik: Ekonomi
Tarif Impor 1.147 Produk Dinaikkan Hingga 10 Persen

aktivitas ekspor dan impor barang di pelabuhan/foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness  –  Wakil Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Shinta W Kamdani menilai, tahun 2021 akan menjadi tahun pemulihan bagi ekonomi dunia, termasuk Indonesia.

Dia mengatakan, IMF memprediksi perekonomian Indonesia akan berada di posisi ketiga di kawasan Asia Pasifik.

“Outlook ekonomi global 2021 sangat menjanjikan khususnya di Asia Pasifik. Proyeksi pertumbuhan dunia 5,2 persen sedangkan Asia Pasifik lebih besar 6,7 persen,” kata Shinta dalam webinar, Rabu (20/1/2021).

Negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Asia Pasifik yakni China 8,2 persen, disusul Asia Selatan 6,2 persen, dan Indonesia 6,1 persen.

Beberapa negara lainnya yang juga tumbuh positif antara lain Singapura 5 persen, Jepang 2,3 persen, Korea Selatan 2,9 persen, Australia 3 persen, dan Selandia Baru 4,4 persen.

“Catatan umum dari IMF adalah perkembangan pengendalian Covid-19 dan normalisasi. Jadi bisa dipastikan negara yang melakukan pengendalian pandemi lebih cepat akan dapat menikmati proyeksi pertumbuhan tersebut,” tuturnya.

Kadin menekankan Indonesia harus bisa memanfaatkan program vaksinasi ini sebagai game changer sehingga bisa mengendalikan pandemi dan memulihkan ekonomi.

Shinta menambahkan organisasi perdagangan dunia (WTO) juga meyakini perdagangan global akan mulai pulih tahun 2021.

“Di 2021 diperkirakan akan rebound ke level 7,2 persen tetapi secara keseluruhan tetap masih berada di level bawah dibandingkan sebelum krisis pandemi,” tukas dia.

Menurut WTO, kawasan Asia Pasifik akan mengalami rebound lebih tinggi sampai 5,7 persen. Kadin mendorong pentingnya menggenjot kinerja ekspor Indonesia ke negara RCEP untuk pemulihan 2021.

BACA JUGA:   GoTo, Samator Group, dan Kadin Inisiasi Rumah Oksigen
Tags: Kadin Indonesiapemulihan ekonomi
Previous Post

Tanggap Darurat Indra Karya Berikan Bantuan Gempa Sulbar dan Banjir di Kalsel

Next Post

Prudential Indonesi Luncurkan PRUWasiran, Ini Keunggulannya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR