TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kasus Covid-19 Capai 1 Juta, IHSG Kembali Merah?

Busthomi
27 January 2021 | 08:09
rubrik: Ekonomi
Sudah Jenuh Jual, Saham Konsumer Ini Layak Beli

Jakarta, TopBusiness – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi akan melanjutkan pelemahannya hal ini tak lepas dari masih kuatnya sentiment negtaif yang melingkupi indeks.

Menurut analis pasar modal dari Binaartha Sekuritas, M, Nafan Aji Gusta Utama, pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup melemah signifikan 1.89% di level 6140.17. Beberapa sentiment seperti kebijakan politik luar negeri Presiden Biden yang lebih tegas terhadap Tiongkok membuat pasar khawatir hal tersebut berpengaruh terhadap hubungan perdagangan di antara kedua negara.

Sementara dari dalam negeri, kasus Covid-19 di Tanah Air sudah menembus 1 juta juga merupakan sentimen negatif bagi market. “Jadi, sebelumnya sudah ada kebijakan pemerintah dalam memperpanjang masa PPKM, serta kenaikan kasus Covid-19 tersebut berpotensi memberikan sentimen negatif bagi pasar,” tutur dia, dalam Binaartha Technical Research di Jakarta, Rabu (27/1/2021).

Namun demikian, masih ada sentiment positif yang hasil perilisan FDI di kuartal IV-2020 yang ternyata di atas ekspektasi pasar. “Itu seyogyanya memberikan katalis positif bagi indeks hari ini.

Sementara secara teknikal, berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI mulai menunjukkan sinyal negatif. “Di sisi lain, masih terlihat pola downward bar yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan lanjutan pada pergerakan IHSG,” katanya.

Dengan kondisi itu, berdasarkan rasio fibonacci, untuk level support maupun resistance IHSG pada perdagangan hari ini akan berada pada rentang 6064.55 hingga 6195.15.

Berikut sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor:

– BBNI, dengan daily (6075). RoE: 5.05%; PER: 19.43x; EPS: 311.32; PBV: 0.98x; Beta: 1.92. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 5950 – 6075, dengan target harga di level 6150, 6600, 6825 dan 7950. Support: 5950 & 5750.

BACA JUGA:   Pelaku Usaha Diminta Tak Naikkan Beras SPHP

– BBRI, dengan daily (4650). RoE: 9.50%; PER: 30.43x; EPS: 154.15; PBV: 2.89x; Beta: 1.44. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 4620 – 4650, dengan target harga secara bertahap di level 4760, 4840 dan 4950. Support: 4570 & 4450.

– BBTN, dengan daily (1710). RoE: 8.34%; PER: 12.06x; EPS: 142.20; PBV: 1.00x; Beta: 2.23. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 1670 – 1710, dengan target harga secara bertahap di level 1740, 1805, 1865, 2110 dan 2180. Support: 1620.

– BJBR, dengan daily (1635). RoE: 13.96%; PER: 10.00x; EPS: 164.99; PBV: 1.40x; Beta: 1.88. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 1590 – 1640, dengan target harga secara bertahap di level 1670, 1715, 1775, 1910 dan 2050. Support: 1570 & 1505.

– BNGA, dengan daily (925). RoE: 6.13%; PER: 9.31x; EPS: 99.84; PBV: 0.57x; Beta: 1.73. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 990 – 925, dengan target harga secara bertahap di level 995, 1030, 1060 and 1185. Support: 880.

– BWPT, dengan daily (116). RoE: -27.07%; PER: -3.69x; EPS: -31.41; PBV: 1.00x; Beta: 2. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 112 – 116, dengan target harga secara bertahap di level 119, 128, 149 dan 170. Support: 112, 107 & 102.

BACA JUGA:   Indeks Berpotensi Melemah sebab Sentimen Wall Street

– CPIN, dengan daily (6200). RoE: 13.46%; PER: 35.32; EPS: 185.45; PBV: 4.57x; Beta: 0.9. Terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 6075 – 6225, dengan target harga secara bertahap di level 6550, 7025 dan 7475. Support: 6075 & 5975.

– INDF, dengan daily (6575). RoE: 6.57%; PER: 11.56x; EPS: 568.57; PBV: 0.76x; Beta: 0.61. Terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 6425 – 6575, dengan target harga secara bertahap di level 6750, 7500 and 8275. Support: 6425 & 6175.

FOTO: TopBusiness

Tags: ihsgpasar modalsaham
Previous Post

Ada Peluang IHSG Rebound

Next Post

BNI Life Raih Indonesia Public Relation Award 2021

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR