Jakarta, TopBusiness – PT Unilever Indonesia, Tbk. (UNVR) baru saja mengumumkan pemenang dari Unilever Future Leaders League (UFLL). Ini adalah sebuah kompetisi business case global yang menantang mahasiswa mencari solusi kreatif untuk kemajuan bisnis, memberikan manfaat bagi masyarakat, dan juga mengembangkan potensi diri.
Selain itu, UFLL juga bertujuan mempersiapkan mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk menjadi pemimpin bisnis di masa depan. Kompetisi ini salah satu perwujudan komitmen perusahaan untuk terus mendorong semangat dan potensi dari talenta muda Indonesia, meski di tengah situasi pandemi yang masih berlangsung.
Menurut Direktur Human Resources Unilever Indonesia, Willy Saelan, di tengah berbagai tantangan yang dihadapi saat ini, Unilever Indonesia tidak hanya bertekad untuk menumbuhkan bisnis, tetapi juga ingin terus menumbuhkan bibit-bibit pemimpin masa depan yang berwawasan, mampu bersaing di kancah global, dan juga memiliki purpose (tujuan mulia) yang kuat sehingga dapat selalu membawa manfaat bagi masyarakat dan lingkungannya.
Pertama kali dilaksanakan pada 2013, UFLL merupakan agenda Unilever global tahunan yang kerap ditunggu-tunggu para mahasiswa. Unilever Future Leaders League bertujuan menyaring talenta–talenta unggul yang berani menyuarakan aspirasi juga ide dalam mencari solusi, baik untuk bisnis maupun berbagai masalah global lainnya.
Mahasiswa Indonesia terbukti memiliki potensi yang luar biasa, sejak diadakan pertama kali, Indonesia adalah satu-satunya negara yang pernah menjadi Global Winner sebanyak dua kali, yaitu di tahun 2013 dan 2019.
Hal yang membedakan UFLL dari kompetisi sejenis adalah pembekalan secara menyeluruh yang diberikan Unilever kepada para peserta UFLL dalam hal end-to-end operational business yang Unilever lakukan. Dengan demikian, para peserta UFLL bisa belajar memetakan masalah dan mencari solusi yang menyeluruh.
Situasi pandemi tidak menyurutkan minat para talenta muda bangsa untuk tetap berkreasi dan antusias “berpartisipasi. Tahun ini, UFLL diselenggarakan lebih spesial dari tahun-tahun sebelumnya karena pendaftaran dilakukan dalam bentuk tim beranggotakan 3 orang,” jelas Willy, dikutip Senin (8/2/2021).
Tak tanggung-tanggung, kata dia, sebanyak 2.133 tim yang terdiri lebih dari 6.300 talenta muda Indonesia telah mendaftar di ajang berskala internasional ini. Melalui proses seleksi yang ketat, terpilihlah 3 tim dan 3 individu terbaik untuk menjadi pemenang.
Menjadi #AgentOfHappiness
Tahun ini UFLL mengusung tema “Change Makers” yang mendorong para peserta untuk menjadi penggerak perubahan yang dapat membawa kebahagiaan melalui produk-produk Unilever. Sesuai tema, para peserta diajak untuk dapat menyebarluaskan harapan dan optimisme kepada masyarakat dan lingkungan.
Mereka ditantang untuk menjadi #AgentOfHappiness dengan memecahkan studi kasus salah satu brand kebanggaan Unilever yang mendunia, yakni Wall’s.
Para peserta dibekali dengan 5 hari pelatihan dan mentoring langsung dari para leaders Unilever Indonesia dengan menggunakan pertemuan jarak jauh. Melalui pelatihan ini, ke-30 finalis berhasil memunculkan berbagai ide inovatif dan kreatif yang dapat membantu Wall’s untuk menebarkan kebaikan secara lebih luas.
“Pada hari terakhir program UFLL 2020, mereka menuangkan pengalaman dan pembekalan yang mereka terima dalam presentasi ide bisnis yang juga menjadi puncak perhelatan acara,” katanya.
Telah diumumkan Top 3 Group Winners dari kompetisi ini. Untuk yang terpilih sebagai National Winner adalah tim beranggotakan Nathanael Sigit dari Institut Teknologi Bandung, serta Natasha Angela Halim dan Adela Kezia dari Universitas Parahyangan.
Selanjutnya First Runner Up, dimenangkan oleh tim yang beranggotakan Yunadian, Gregorius Axel, dan Raihana Syahrani dari Universitas Padjadjaran; sementara Second Runner Up dimenangkan oleh tim yang terdiri dari Aloysia Elva Ardina, Gerald Giovanni, dan Lydia Seoul Lee dari Universitas Indonesia.
Dari ketiga tim ini, tiga pemenang individu juga telah terpilih untuk kesempatan mendapatkan kursi emas di ajang Global Final Round UFLL. Tiga pemenang yang terpilih untuk mewakili Indonesia di ajang Internasional ini adalah Nathanael Sigit, Yunadian dan Aloysia Elva Ardina.
Salah seorang pemenang, Nathaniel Sigit, bercerita, menurut dia, yang paling seru dari UFLL 2020 adalah kesempatan untuk belajar dari para pemimpin di Unilever.
“Melalui UFLL kemampuan menganalisa saya semakin terasah dan saya jadi semakin mengerti tentang bisnis yang dijalankan Unilever mulai dari riset, pemasaran, hingga ke pengembangan konsumen. Pengalaman ini terasa spesial sekali bagi saya, di UFLL kita seperti mendapatkan keluarga baru yang suportif,” ceritanya.
Lebih jauh Willy menegaskan, pencapaian ini menyemangati Unilever Indonesia untuk terus menggelar UFLL. Hal ini dilakukan demi memberikan ruang akselerasi bagi para talenta muda penggerak perubahan untuk berkembang melalui inovasi bisnis, karya-karya nyata, disertai bimbingan yang menyeluruh.
“Hasilnya, hingga saat ini, banyak dari alumni UFLL telah meniti karir mereka di Unilever Indonesia, dan terbukti berhasil memperkuat tim kami dalam berbagai bidang. Dalam jangka panjang, ajang ini diharapkan membantu para finalis dan alumninya untuk dapat terus menunjukkan ide-ide yang kreatif, brilian, dan bermanfaat untuk bangsa Indonesia hingga ke kancah internasional,” pungkas Willy.
FOTO: Istimewa
