TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Petronas Rampungkan Konstruksi Jacket Proyek Bukit Tua Fase 2B

Albarsyah
11 February 2021 | 15:49
rubrik: Business Info
Ambil Alih Blok Sanga-Sanga, Ini Keuntungan Pertamina

foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Proyek Bukit Tua Fase 2B mendapatkan kemajuan berarti ketika Petronas Ketapang II Ltd sebagai operator wilayah kerja Ketapang berhasil menyelesaikan pembangunan konstruksi jacket, sebagai salah satu komponen utama pembangunan Anjungan Lepas Pantai BTJT-B Platform.

Konstruksi Jacket dibangun di galangan kapal dalam negeri di Bintan Yard, dan telah dimuat ke atas kapal tongkang pada tanggal 27 Januari 2021. Pelepasan kapal tongkang yang membawa konstruksi Jacket dilakukan secara resmi pada tanggal 10 Februari 2021, disaksikan secara virtual oleh Deputi Operasi SKK Migas, Julius Wiranto, Kepala Divisi Manajemen Proyek dan Pemeliharaan Fasilitas SKK Migas Luky Yusgiantoro, VP Group Project Delivery Petronas Noor Ilias Mohd Idris,  beserta Manajemen Petronas Indonesia dan juga perwakilan manajemen kontraktor pelaksana.

Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno, menyampaikan apresiasi atas capaian tahapan penting proyek Bukit Tua Fase 2B. “Selamat atas keberhasilan Petronas melewati salah satu fase penting dalam proyek Bukit Tua Fase 2B, sehingga diharapkan proyek ini dapat onstream seperti yang telah dijadwalkan, yaitu pada bulan November 2021 sehingga diharapkan juga dapat memberikan tambahan produksi migas nasional” ujar Julius dalam keteranagn resminya yang diterima redaksi Top Business, Kamis (11/2/2021).

Dalam catatan SKK Migas, progress proyek telah mencapai 49 persen dari target. Tidak hanya progress proyek yang sesuai waktu, capaian positif lainnya adalah pengerjaan proyek ini telah berlangsung selama 1,4 juta jam kerja tanpa kecelakaan kerja, sehingga tidak ada waktu yang hilang dan dapat dijaga pada biaya proyek yang efisien. “Kami berharap, Petronas dapat mempertahankan capaian ini sampai proyek ini onstream,” kata Julius.

Berdasarkan rencana proyek, pengembangan Bukit Tua Fase 2B diharapkan dapat meningkatkan produksi minyak menjadi 12.500 barrel oil per day (BOPD). Sedangkan target pengaliran gas pipa 30 juta standar kaki kubik per hari (MMscfd).

BACA JUGA:   PETRONAS Raih Persetujuan Keputusan Investasi Akhir untuk Proyek Pengembangan Lapangan Hidayah

Konstruksi jacket selanjutnya diangkut dengan menggunakan kapal yang akan berlayar dari Bintan menuju lapangan Bukit Tua di utara pulau Madura untuk dilakukkan pemasangan di laut pada kedalaman kurang lebih 60 meter. Berat konstruksi Jacket tersebut mencapai 1.500 ton yang akan dipasang mempergunakan Derrick Lay Barge.

Saat ini Petronas juga dalam fase pengerjaan struktur atas atau Topside dari konstruksi Anjungan Lepas Pantai BTJT-B yang saat ini masih dalam tahap penyelesaian konstruksi di tempat yang sama. Rencananya Topside tersebut akan mencapai penyelesaian pekerjaan konstruksi di bulan Mei 2021 untuk selanjutnya akan dipasang diatas konstruksi jacket pada bulan Juni 2021, untuk kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pengeboran.

Tags: Petronas
Previous Post

Garuda Indonesia Batalkan Kontrak Bombardier CRJ 1000

Next Post

Sinergi Artajasa-Bank Mandiri Jadikan BPR Terkoneksi GPN

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR