TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Gelar RUPS dan RUPSLB, Ini Pesan Gubernur untuk Bank Kalsel

Busthomi
15 February 2021 | 09:36
rubrik: Ekda
Gelar RUPS dan RUPSLB, Ini Pesan Gubernur untuk Bank Kalsel

Jakarta, TopBusiness – Sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kinerja selama tahun 2020 lalu, Bank Kalsel gelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan untuk Tahun Buku 2020 dan RUPS Luar Biasa (LB) Tahun 2021 pada hari Rabu (10/2/2021).

Kegiatan yang dilaksanakan di Rattan Inn, Banjarmasin tersebut dihadiri oleh seluruh Pemegang Saham Bank Kalsel baik Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan, Walikota dan Bupati maupun Perwakilan dari 13 Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan.

Para pemegang saham sepakat menerima Laporan Pengawasan Dewan Komisaris, Laporan Pertanggungjawaban Direksi, Penunjukan KAP untuk audit Tahun Buku 2021 dan Laporan Komite Remunerasi dan Nominasi (KRN) yang menjadi agenda dalam RUPS Tahunan.

Sementara untuk RUPS LB, seluruh pemegang saham juga sepakat menerima Laporan Permodalan, tindak lanjut hasil audit KAP dan Pembagian Laba/Hasil Usaha, termasuk dividen, yang disampaikan oleh Dewan Komisaris dan Direksi Bank Kalsel.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor berpesan, Bank Kalsel sebagai salah satu Badan Usaha milik Pemerintah Daerah diharapkan bisa terus konsisten dan selalu Bergerak dalam meningkatkan kinerja usahanya.

Menurut dia, kondisi saat ini dihadapkan pada situasi pandemi Covid-19 yang masih mencekam masyarakat, mengakibatkan pelemahan pada seluruh sektor perekonomian, baik daerah maupun nasional. Persaingan dengan kompetitor tentu semakin berat dan tidak bisa dihindarkan.

“Tapi saya meyakini Bank Kalsel bisa terus menjadi bank kebanggaan masyarakat Kalsel dan tetap eksis dari zaman ke zaman. Kerja sama antar unit kerja dan fokus bekerja sangat penting untuk dijaga, guna mewujudkan visi Bank Kalsel ke depan,” kata Gubernur, seperti dikutip Senin (15/2/2021).

Sementara Direktur Utama Bank Kalsel Agus Syabarrudin mengatakan, walau banyak dipengaruhi oleh keadaan ekonomi yang tidak menentu sebagai akibat dari pandemi Covid-19, kondisi kinerja keuangan Bank Kalsel tahun 2020 tetap mampu bertumbuh positif dan memperoleh hasil yang cukup bagus.

BACA JUGA:   Tinjau Bendung Gerak Tempe, Menteri Basuki Minta Jaga Fungsi Tampungan Air Danau Tempe di Kabupaten Wajo

“Seperti dari sisi aset, jika di 2019 lalu kita mampu membukukan asset Rp13,95 triliun, maka pada tahun 2020 ini naik menjadi Rp14,85 triliun. Jika dipersentasekan ada kenaikan hingga mencapai 6,43% per Desember 2020,” terang Agus

Dati sisi Dana Pihak Ketiga (DPK) bertumbuh 9,57% secara year on year (yoy) dari Rp10,97 triliun di 2019 menjadi Rp12,02 triliun per akhir 2020 lalu. Untuk kredit dan pembiayaan naik 7,13% menjadi Rp11,19 triliun dari sebelumnya Rp10,45 triliun. Dengan porsi, kredit produktif (Kredit Modal Kerja dan Kredit Investasi) sekitar 46,22%.

Dengan kondisi itu mengatrol kinerja laba (setelah pajak) yang meroket 23,04%. Dari Rp159,70 miliar di 2019 menjadi Rp196,50 miliar pada tahun 2020 lalu.

Adapaun untuk kebijakan bisnis di tahun 2021, Bank Kalsel mengusung semangat Growing in The Crisis yang diinterpretasikan ke dalam 3 model bisnis yakni Survival Mode, Adaptive Mode dan Offensive Mode. Dengan implementasi pada 2 grand strategy, yakni IT Development dan People Development.

“Yang kemudian diturunkan lagi pada 3 fokus strategi yang terdiri dari optimalisasi pendapatan untuk dapat mempertahankan rentabilitas dalam kondisi wajar, efisiensi biaya berdasarkan skala prioritas, dan menjaga kualitas kredit (NPL). Sehingga ditargetkan, aset naik sebesar 8,41%, DPK growth 9,71%, kredit sebesar 6,50%, dan laba sebesar 9,43%,” tukas Agus.

Komisaris Utama Bank Kalsel, Ary Bastari menambahkan, pihaknya meyakini tidak mudah bagi Bank Kalsel untuk mencapai target 2021 itu. Apalagi di tahun ini, sektor perekonomian masih dihadapkan dengan kondisi pandemi Covid-19 yang masih mencekam.

“Namun harus optimisitis. Dengan konsistensi dan kerja sama antar lini untuk terus berbenah dan fokus dalam bekerja, kami meyakini target tersebut bisa diwujudkan bahkan melampauinya,” tegas Ary.

BACA JUGA:   Program Kotaku 2019 Dianggarkan Rp 318,3 Miliar

FOTO: Istimewa

Tags: bank kalselRUPS
Previous Post

Saham Transportasi Bagus Hari Ini, Apa?

Next Post

PT PP Salurkan Bantuan ke Korban Banjir Jateng

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR