TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Di Tengah Pandemi, Kredit Bank BTN Capai Rp260 Triliun

Busthomi
15 February 2021 | 15:32
rubrik: Finance
Digandeng PUPR, BTN Siap Salurkan KPR Subsidi Skema BP2BT

Foto: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus konsisten menyalurkan kreditnya. Bank milik pemerintah yang core business-nya di pembiayaan sektor perumahan itu selama tahun 2020 telah berhasil mengucurkan kredit mencapai Rp260,11 triliun dengan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp279,13 triliun.

Laju kredit yang ciamik itu lantaran disokong oleh Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi dengan pertumbuhan sebesar 8,63% secara year on year (yoy) menjadi Rp120,72 triliun per akhir 2020 itu.

“Kredit itu menjadi penopang utama pertumbuhan kredit di BTN. Dan dengan catatan positif KPR Subsidi tersebut, membuat kredit perumahan BTN secara total naik sebesar 2,29% yoy menjadi Rp234,78 triliun per kuartal IV-2020 itu,” ujar Plt. Direktur Utama Bank BTN, Nixon LP Napitupulu, di Jakarta, Senin (15/2/2021).

Adapun untuk segmen kredit non perumahan, emiten dengan saham BBTN itu tercatat telah menyalurkan kredit senilai Rp25,32 triliun. Kinerja penyaluran tersebut dikontribusi oleh kredit korporasi dan kredit konsumer yang naik masing-masing sebesar 77,81% dan 4,55% menjadi Rp11,94 triliun dan Rp5,11 triliun per 31 Desember 2020 itu.

“Dengan total penyaluran tersebut, maka kredit Bank BTN selama 2020 tercatat mencapai Rp260,11 triliun atau naik 1,68% yoy dari sebelumnya di tahun 2019 sebesar Rp255,82 triliun,” ujar Nixon. 

Selain iotu, kualitas kredit bank yang menginjak usia 71 tahun pada 9 Februari lalu ini juga berhasil menorehkan tren membaik. Faktanya, per 31 Desember 2020 itu, Non Performing Loan (NPL) net Bank BTN sebesar 2,06% atau turun 90 bps dari 2,96% di periode yang sama tahun sebelumnya. 

Sementara itu, tutur Nixon, rasio coverage Bank BTN juga meningkat mencapai lebih dari 2 kali lipat sebagai antisipasi penurunan kualitas kredit akibat pandemi Covid-19. Pada kuartal IV-2020, rasio coverage Bank BTN tercatat sebesar 115,02% atau melonjak dari 50,01% dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya.

BACA JUGA:   BTN Beri KPR Bunga Rendah Kepada Peserta Jamsostek

Laju kredit yang kecang juga tetap dibarengi dengan penghimpunan DPK perseroan yang menguat dengan biaya dana atau cost of fund (CoF) yang juga membaik. Tercatat, DPK Bank BTN mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 23,84% yoy dari Rp225,4 triliun pada kuartal IV-2019 menjadi Rp279,13 triliun di periode yang sama tahun lalu.

“Peningkatan DPK Bank BTN didominasi oleh kenaikan giro sebesar 38,24% menjadi Rp72,04 triliun per 31 Desember 2020 itu. Dan dengan peningkatan DPK tersebut, maka posisi loan to deposit ratio (LDR) BBTN pun terus turun ke level 93,19% padahal sebelumnya 113,50% secara yoy,” jelas dia.

Untuk CoF, perseroan juga berhasil menorehkan penurunan menjadi 4,79% di kuartal IV-2020 dari 5,68% di kuartal IV-2019. Adapun untuk permodalan perseroan juga makin tebal dengan penerbitan Junior Global Bond di awal 2020 lalu. Dengan demikian, Capital Adequacy Ratio (CAR) perseroan per kuartal IV-2020 itu naik 202 bps menjadi 19,34%.

“Dengan peningkatan di seluruh lini bisnis tersebut, maka aset Bank BTN tumbuh 15,85% secara yoy menjadi Rp361,20 dari sebelumnya sebesar Rp311,77,” tegasnya.

Lebih lanjut Nixon menegaskan, tidak mau kalah dengan induk, kinerja syariah BTN yang saat ini masih sebagai Unit Usaha Syariah (UUS) juga menunjukkan kinerja positif. Tercatat, UUS perseroan tumbuh sebesar 16,37% yoy menjadi Rp33,03 triliun. DPK yang dihimpun UUS BTN juga tumbuh 9,02% yoy menjadi Rp23,83 triliun.

Selain itu, BTN Syariah juga terus melakukan peningkatan pencadangan dengan coverage ratio naik level menjadi 55,55% pada kuartal IV-2020 itu dari 38,68% di periode yang sama tahun sebelumnya.

FOTO: Istimewa 

Tags: bank BTNBBTNKredit bank
Previous Post

FOTO – Bisnis Kue Rumahan, Solusi saat Pandemi

Next Post

Masih Tren Rebound, Koleksi Saham Ini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR