TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

LTV KPR Dilonggarkan Bank Sentral

Achmad Adhito
18 February 2021 | 15:45
rubrik: Ekonomi
FOTO – Minat Beli Properti Diprediksi Membaik

Perumahan di Jabodetabek (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusines—Bank Indonesia menempuh langkah-langkah kebijakan sebagai tindak lanjut sinergi kebijakan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dalam Paket Kebijakan Terpadu untuk Peningkatan Pembiayaan Dunia Usaha, dalam rangka Percepatan Pemulihan Ekonomi. Hal tersebut dijelaskan oleh Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, hari ini.

Berdasarkan keterangan pers yang dipublikasikan BI sore ini, dapat dijelaskan bahwa salah satu kebijakan tersebut adalah: melonggarkan rasio loan to value/financing to value (LTV/FTV) kredit/pembiayaan properti.


Itu menjadi paling tinggi 100% untuk semua jenis properti (rumah tapak, rumah susun, serta ruko/rukan), bagi bank yang memenuhi kriteria NPL/NPF tertentu.

Dan menghapus ketentuan pencairan bertahap properti inden untuk mendorong pertumbuhan kredit di sektor properti, dengan tetap memerhatikan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko. “Berlaku efektif 1 Maret 2021 sampai dengan 31 Desember 2021,” Perry menjelaskan.

Perry pun mengatakan bahwa Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 Februari 2021, memutuskan untuk menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 3,50%; suku bunga Deposit Facility sebesar 2,75%; dan suku bunga Lending Facility sebesar 4,25%.

“Keputusan ini konsisten dengan prakiraan inflasi yang tetap rendah dan stabilitas nilai tukar Rupiah yang terjaga, serta sebagai langkah lanjutan untuk mendorong momentum pemulihan ekonomi nasional.”

BACA JUGA:   Keren! Qatar Siap Gelontorkan USD2 Miliar buat BTN Bangun 100.000 Unit Hunian di Indonesia
Tags: bank indonesialtv kprperry warjiyorelaksasi ltv
Previous Post

BI Rate Dipangkas Jadi 3,5 Persen

Next Post

AP I, Penghubung Kota Dunia yang Tumbuh Bersama UMKM

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR