TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IPCC Perpanjang Kontrak dengan Astra Daihatsu

Nurdian Akhmad
25 February 2021 | 12:09
rubrik: Business Info
Aktivitas Bongkar-Muat Kendaraan di Terminal IPCC Nyaris Normal

Foto: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) memperpanjang kontrak layanan pelabuhan dengan pabrikan otomotif Indonesia, PT Astra Daihatsu Motor (ADM). Perjanjian kontrak tersebut meliputi penanganan kargo kendaraan dalam kondisi utuh atau completely built up (CBU) milik ADM, baik untuk kegiatan ekspor maupun impor.

Investor Relation Indonesia Kendaraan Terminal Reza Priyambada mengatakan, ADM merupakan satu dari beberapa pelanggan yang memberikan kontribusi pendapatan lebih dari 10% kepada Indonesia Kendaraan Terminal. Berdasarkan laporan keuangan hingga September 2020, ADM berkontribusi 16,24% dari total pendapatan Indonesia Kendaraan Terminal atau setara dengan Rp 249,23 miliar.

Pendapatan ini bersumber dari ekspor kendaraan ADM ke lebih dari 60 negara, termasuk Jepang dimana Daihatsu dan Toyota berasal, dengan berbagai merek antara lain Avanza, Rush, Grand Max, Town Ace, Lite Ace, dan Wigo.

“Perpanjangan kontrak ini menjadi acuan dalam pelaksanaan kerja sama dengan memperhatikan prinsip ketepatan dan kecepatan waktu serta mewujudkan kondisi “Zero Damage, Zero Accident, and One Hundred Compliant“ yang diberikan IPC yang menjadi bagian dari pelayanan prima,” katanya dalam keterangan resmi, Kamis (25/2/2021).

Reza menjelaskan, sejumlah pekerjaan yang dilakukan oleh Indonesia Kendaraan Terminal terhadap kargo ADM, yaitu pekerjaan tahap awal seperti tally port in, receiving, maupun LQ gate, pekerjaan tahap akhir meliputi delivery; kemudian pekerjaan penumpukan kendaraan dengan berbagai layanannya yang disertai dengan penempatan kargo CBU pada Terminal A, serta pekerjaan cargodoring, dan juga penyediaan layanan washing, jika kargo CBU tersebut terkena kotoran atau terkontaminasi.

Sinergi ini, sambung Reza, tidak hanya bermanfaat bagi ADM selaku perusahaan manufaktur kendaraan di Indonesia, namun Indonesia Kendaraan Terminal selaku penyedia lahan penumpukan dan jasa layanan kepelabuhan diuntungkan atas kerja sama ini. Sebagai informasi, ekspor kendaraan Daihatsu sepanjang 2020 turun 0,88%% menjadi 15.805 unit, dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara impor di mencapai 391 unit, turun 78,28% dari tahun sebelumnya. Pada Januari 2021, pabrikan Daihatsu telah mengekspor 1.485 unit kendaraannya, naik 99,87% dibandingkan Januari 2020 yang hanya 743 unit. Sementara impor Januari 2021 turun 70% menjadi 6 unit dari 20 unit di Januari 2020.

BACA JUGA:   Fundamental Kuat dan Harga Saham Naik, IPCC Sabet Best Stock Award 2026
Tags: Astra DihatsuiktIPCC
Previous Post

Ini Faktor Pendorong Pulihnya Perhotelan

Next Post

Peran Indra Karya sebagai BUMN Konsultan Konstruksi pada Bendungan Napun Gete

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR