TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ada 5 Tantangan Saat E-Commerce Bertransisi

Achmad Adhito
19 March 2021 | 10:55
rubrik: Business Info
FOTO – PPN Belanja Online akan Diberlakukan

Pengguna E-Commerce (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness—Penjualan online untuk FMCG (fast moving consumer goods) tidak hanya berasal dari peningkatan pembelanjaan yang dilakukan oleh pembeli online yang sudah ada, tetapi juga dari meningkatnya jumlah rumah tangga yang membeli secara online dan dari peningkatan frekuensi pembelian dan uang yang dibelanjakan. Menurut NielsenIQ, sebuah perusahaan pengukuran global, hal ini menandakan tahap akhir dari permulaan e-commerce di Asia.

Dalam insight terbarunya yang diterima kemarin malam oleh Majalah TopBusiness, NielsenIQ mengingatkan peritel bahwa saat e-commerce bertransisi ke fase berikutnya, ada lima tantangan yang perlu dihadapi peritel: fragmentasi pasar ritel yang semakin beragam, pendefinisian ulang peran toko offline, pengalaman berbelanja yang bervariasi, upaya yang lebih besar untuk merebut perhatian konsumen, dan kecepatan peritel untuk menyediakan produk ke konsumen.

“Kita memasuki tahap akhir dari permulaan e-commerce di Asia dan mereka yang tidak bertindak sekarang akan melewatkan fase paling berpengaruh dari pertumbuhan untuk e-commerce,” kata Vaughan Ryan, Managing Director, Consumer Intelligence NielsenIQ di Asia.

“Kemajuan teknologi dan kreativitas dalam dekade terakhir telah membuat dunia ritel lebih maju, mengarah ke lingkungan di mana kepercayaan menjadi lebih penting, bukan sekadar logistik tetapi lebih mengutamakan pencarian dan pemilihan produk yang makin personal bagi konsumen, di mana ada eksplorasi kategori baru, dan integrasi omnichannel yang berjalan tanpa adanya batasan.”

Sementara e-commerce dipandang dapat mengubah ritel, Covid-19 mempercepat perubahan menuju kesiapannya untuk bertransisi ke fase berikutnya.

Di perkotaan Indonesia, jumlah pembeli online tumbuh sebesar 15% selama 12 bulan terakhir. Selain melihat frekuensi pembelian tumbuh sebesar 37% di Indonesia, NielsenIQ juga mencatat jumlah uang yang dihabiskan secara online oleh masyarakat Indonesia yang juga meningkat sebesar 46%.

BACA JUGA:   Konsultan: E-Commerce Dorong Bisnis Logistik

Sementara tingkat perubahan akan bervariasi sesuai kematangan digital di masing-masing negara, NielsenIQ percaya bahwa hampir semua pertumbuhan barang akan datang dari e-commerce yang bergerak maju.

“Peritel harus menyadari bahwa meskipun toko fisik tetap menjadi channel utama bagi masyarakat Indonesia, konsumen sekarang makin terbiasa melakukan hampir semuanya secara online. Saat ini, konsumen dapat dengan mudah mencari harga terbaik di marketplace sebelum memutuskan untuk berbelanja secara online atau offline, terutama untuk susu formula, popok bayi, produk perawatan kulit, dan produk kecantikan lainnya,” kata Mia Triscahyani, Consumer Intelligence Head NielsenIQ di Indonesia. “

Peritel dan produsen FMCG perlu melibatkan konsumen secara kreatif dan segera menanggapi kebutuhan mereka dengan hadir di omnichannel. “Tanpa strategi omnichannel, ini akan menjadi jalan yang sulit bagi peritel dan pemilik merek saat e-commerce berkembang di Indonesia dan berlanjut ke fase berikutnya.”

Tags: e-commercesurvei nielsen
Previous Post

Indeks Saham Terkoreksi Pagi Ini

Next Post

Buka Perwakilan di Cirebon, BSI Dorong Digitalisasi Transaksi di Rest Area Tol

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR