TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

MNC Vision Networks dan Malacca Straits Pastikan Merger di Kuartal II-2021

Busthomi
23 March 2021 | 11:56
rubrik: Business Info
MNC Rombak Jajaran Komisaris

Foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) melalui anak usaha PT Asia Vision Network (AVN), satu perusahaan sebagai pemilik layanan digital streaming Vision+, telah membuat kesepakatan untuk merger dengan Malacca Straits (NASDAQ: MLAC).

Dengan merger tersebut, maka valuasi perusahaan pro-forma diprediksi akan mencapai 573 juta dolar AS atau sekitar Rp8 triliun.

Seperti diketahui, AVN merupakan perusahaan induk untuk Vision+, bisnis media Over-The-Top (OTT) dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia dan MNC Play, operator TV berbayar broadband dan Fiber Optic terbesar ke-3 di Indonesia.

Sementara itu, MLAC adalah sebuah perusahaan akuisisi bertujuan khusus yang diperdagangkan secara publik yang dipimpin oleh CEO Kenneth Ng.

Dengan rasio EV atau EBITDA di 5,8 kali dari nilai tersebut sangat menarik dibandingkan perusahaan sejenis. Kedua perusahaan sepakat untuk menuntaskan merger ini pada akhir kuartal II-2021 atau awal kuartal III-2021.

Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo menegaskan, merger ini menjadi momen yang penting bagi AVN. Aksi korporasi ini akan memperkuat neraca perusahaan dengan potensi dana segar masuk mencapai 130 juta dolar AS.

“Ini tidak hanya akan membantu meningkatkan cash flow kami, melainkan juga memperkuat posisi kami sebagai pemimpin bisnis di pasar OTT Indonesia,” kata Hary, dalam keterangannya, dikutip Selasa (23/3/2021).

“Kami memiliki kemitraan dengan pemain infrastruktur utama yang bisa memberikan keuntungan untuk mempertahankan model bisnis kami seiring persiapan yang kami lakukan untuk listing di pasar modal NASDAQ.”

“Menjadi perusahaan yang listing di AS akan memberikan akses bagi kami untuk menumbuhkan modal sekaligus menjadi platform global terbaik di dunia,” lanjutnya.

Dengan penetrasi media OTT yang baru mencapai 2 persen, Asia Vision Network dinilai memiliki posisi strategis dalam siklus pertumbuhan awal. Potensi tersebut ditopang oleh posisi Indonesia sebagai negara dengan penduduk terbesar keempat di dunia berdasar populasi dengan PDB mencapai lebih dari USD 1 triliun dan populasi rata-rata berusia 31 tahun.

BACA JUGA:   Gandeng SPOTV, IndiHome Hadirkan Tayangan Olahraga Terbaik Dunia

Selain itu, jangkauan MNC Media mencapai 50% pangsa pemirsa nasional pada siaran tv Free-to-Air (termasuk 53,5% pada di segmen prime-time), kemudian lebih dari 8 juta pelanggan TV berbayar, portal berita yang dimilikinya mencatatkan lebih dari 73 juta pengguna aktif bulanan, dan 217 juta subscriber atau pun follower di akun-akun media sosial milik MNC. Semua itu menjadi landasan dam menguatkan daya tarik Asia Vision Network.

Kombinasi AVN dan Malacca Straits diyakini akan membawa AVN masuk bursa NASDAQ, salah satu pasar modal besar di dunia. Langkah itu akan memperluas akses bagi investor global untuk memiliki perusahaan dengan pertumbuhan Over-The-Top (OTT) dan streaming tercepat di Indonesia.

Senada, CEO Malacca Straits Kenneth Ng juga menyatakan senang bisa menyatukan AVN dan Malacca Straits. Sebagai Special Purpose Vehicle Company (SPAC), Malacca Straits sejak awal bertekad mencari perusahaan yang kuat, memiliki model bisnis yang teruji, dan potensi pertumbuhan yang signifikan.

“Dan dengan kesuksesan mereka dalam menyediakan konten eksklusif bagi jutaan orang, kami tak sabar untuk bekerja sama dengan tim yang memiliki dedikasi kuat seperti kami.”

“Asia Vision Network merupakan perusahaan OTT, broadband, dan IPTV dengan jaringan kuat, terus tumbuh, dan sangat menguntungkan, dan merger dengan Malacca Straits akan memosisikan kita untuk tumbuh dalam jangka panjang serta berkelanjutan,” tegas Kenneth.

FOTO: Istimewa

Tags: IPTVMalacca StraitsmergerMNC Vision
Previous Post

Saham Ini Menurun; dalam Pantauan BEI

Next Post

Perhatikan, Duta Pertiwi Punya Anak Usaha Baru

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR