TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ketika Pandemi, WIKA tetap Mampu Catatkan Kinerja Positif

Albarsyah
26 March 2021 | 15:20
rubrik: BUMN
Pasar Tak Kondusif, WIKA Tunda IPO

FOTO: istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk. [WIKA] membukukan laba bersih sebesar Rp322,34 miliar pada tahun 2020 yang didukung oleh penjualan sebesar Rp16,54 triliun sesuai laporan keuangan hingga 31 Desember 2020.

Catatan tersebut mencerminkan keberhasilan WIKA dalam merealisasikan laba bersih 54,81% lebih tinggi dari review target perseroan akibat penyebaran pandemi Covid-19.

Kontribusi terbesar dari penjualan didapat dari sektor infrastruktur dan Gedung yang kemudian diikuti secara berturut-turut oleh sektor industri, energi & industrial plant serta properti.

Meskipun berada di tengah pandemi Covid-19, kondisi keuangan Perseroan terbukti tetap sehat yang tercermin lewat arus kas positif dari aktivitas operasinya sebesar Rp141,28 miliar.

Kinerja perseroan yang melampaui ekspektasi ini dimaknai oleh Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito, sebagai buah dari kemampuan adaptif dan budaya inovatif yang telah lama tertanam sekaligus berbagai langkah untuk menciptakan efisiensi.

“Kami ingin memastikan bahwa kondisi WIKA tetap sehat dimana langkah yang kami ambil adalah melakukan proses bisnis yang adaptif dan tangguh bertahan di tengah pandemi. Sebagai kontraktor, WIKA pun membangun komunikasi aktif dan berusaha untuk menselaraskan kepentingannya dengan kepentingan pemilik proyek. Dengan demikian, schedule maupun progress proyek tetap terjaga dan meminimalisasi terjadinya cost overrun,” jelas Agung Budi Waskito, dalam keterangan resminya yang diterima redaksi TopBusiness.id.

Berbagai langkah efisiensi juga ditempuh dengan melakukan penghematan biaya usaha dan operasional. Langkah ini diambil salah satunya untuk menjaga agar tidak terjadi pemutusan hubungan kerja terhadap karyawannya. “Kami percaya SDM jadi modal utama untuk menggerakan bisnis WIKA sehingga kelak siap lepas landas ketika kondisi semakin membaik,” ujar Direktur Utama.

WIKA pada tahun 2021 menargetkan untuk memperoleh kontrak baru sebesar Rp40,12 Triliun dengan target perolehan kontrak di tangan (order book) sebesar Rp115,02 Triliun.

BACA JUGA:   Garuda dan BNI Lakukan Hedging Kredit Rp 500 Miliar

“Proyek-proyek tersebut menjadi modal produksi hingga beberapa tahun mendatang, sehingga dengan kapasitas yang ada sekarang, WIKA akan terus tumbuh. Kami yakin dengan menjalankan protokol pencegahan Covid-19 dan perilaku hidup sehat, target yang telah ditetapkan bisa tercapai dan melanjutkan torehan berbagai prestasi,” pungkas Agung Budi Waskito.

Foto: Istimewa

Previous Post

DAHANA Bangun Tanggul Pencegah Banjir Rob di Desa Legonwetan

Next Post

BSN Gelar Anugerah Jurnalistik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR