Jakarta, TopBusiness—Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian RI, Arus Gusna, mengatakan bahwa pihaknya optimistis, tentang daya saing industri TPT (tekstil dan produk tekstil).
“Dengan tenaga kerja yang kompeten, industri TPT akan semakin berdaya saing,” katanya kemarin malam dalam penjelasan tertulis.
Sektor ini bakal berperan penting dalam memberikan kontribusi yang signfikan bagi perekonomian nasional.
“Selama ini, industri TPT merupakan salah satu sektor yang menyumbang devisa cukup besar dari ekspornya dan menjadi sektor padat karya dengan menyerap tenaga kerja yang banyak,” ungkap Arus.
Kementerian Perindustrian mencatat, kinerja ekspor industri pakaian jadi sepanjang tahun 2020 mencapai USD7,04 miliar.
“Sektor industri tekstil mampu memberikan kontribusi sebesar 6,76 persen pada PDB industri pengolahan nonmigas di tahun lalu,” kata Arus.
