Jakarta, TopBusiness—Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini mengumumkan UMA (unusual market activity) terhadap saham Bank Mayapada Internasional (MAYA).
“Hal tersebut dikarenakan adanya penurunan harga saham MAYA, di luar pola yang biasa,” kata Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Lidia M. Panjaitan, hari ini dalam keterbukaan informasi.
BEI, dia mengatakan, terus memelajari dan mencermati perkembangan pola transaksi saham MAYA.
“Status UMA ini tidak otomatis mengartikan adanya pelanggaran regulasi pasar modal.”
Lidia pun meminta agar investor saham terus memerhatikan keterbukaan informasi yang dikeluarkan emiten tersebut. “Kami meminta untuk memerhatikan semua kemungkinan sebelum melakukan investasi,” katanya.
Sementara, berdasarkan data transaksi RTI Infokom, saham MAYA pada sekitar jam 11.00 hari ini, seharga Rp 2.260 per lembar. Atau turun -6,61% daripada sebelumnya.
Volume perdagangan saham MAYA sedari awal perdagangan pagi tadi sampai sekitar jam 11.00, sebanyak 38.000-an unit saham.
