TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah Hadapi Potensi Kenaikkan Permintaan Bapok

Agus Haryanto
13 April 2021 | 10:40
rubrik: Ekonomi
FOTO – Harga Pangan Masih Normal di Puncak Kemarau

Aktivitas pedagang bahan pangan di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. FOTO: Rendy MR/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi, menekankan pentingnya sinergi pemerintah pusat dan daerah guna menghadapi potensi kenaikan permintaan barang kebutuhan pokok (bapok) menghadapi hari besar keagamaan nasional (HBKN).

Hal ini disampaikan Mendag Lutfi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Barang Kebutuhan Pokok menjelang puasa dan Lebaran 2021 diBandung, Jawa Barat, Senin (12/4).

“Hari ini saya mengumpulkan 34 kepala dinas atau yang bertanggungjawab tentang perdagangan untuk memastikan ketersediaan seluruh bapok cukup dan harganya stabil. Ke-34 provinsi sudah melaporkan bahwa bapok tersedia dan harganya stabil, khususnya beras, gula, cabai, minyak goreng, dan daging sapi,” ujar Mendag Lutfi.

Mendag Lutfi mengatakan, beberapa komoditas seperti beras, gula, dan daging sapi perlu adanya penambahan pasokan untuk mengantisipasi cadangan stok, iklim ekstrem, kenaikan harga internasional, dan persediaan sebelum musim giling. Selain itu, komoditas cabai, khususnyavarian rawit merah terus mengalami penurunan harga. Itu disebabkan adanya penurunan harga di tingkat petani seiring dengan meningkatnya produksi di daerah sentra.

Menurut Mendag Lutfi, beberapa komoditas yang perlu menjadi perhatian, yaitu beras, daging sapi, dan gula. “Kementerian Perdagangan dan dinas provinsi akan terus memantau program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) beras medium oleh Perum Bulog. Sementara itu, untuk daging sapi, kami akan berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian untuk segera memobilisasi sapi daerah sentra produksi ke daerah sentra konsumsi, sepertiwilayah Jabodetabek dan Aceh,”jelas Mendag Lutfi.

Lanjut Mendag Lutfi, untuk komoditas gula, Kementerian Perdagangan akan berkoordinasi dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) untuk membahas pendistribusian gula, khususnya ke wilayah Indonesia Timurdan Aceh. Koordinasi tersebut untuk membahas harga jual maksimal dari PT RNI sebesar Rp10.800/kg sehinggaharga di konsumen akhir sesuai harga atas Rp12.500/kg.

BACA JUGA:   Estetika Hunian yang Terjaga, Jadi Investasi Jangka Panjang untuk Kenyamanan dan Nilai Properti

Foto: Rendy MR

Previous Post

Permudah Remitansi, Bank BNI Gandeng JP Morgan

Next Post

Keuangan Digital Marak, BI Kuatkan Perlindungan Konsumen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR