Jakarta, TopBusiness – Uni Emirat Arab (UEA) berencana membangun pabrik vaksin COVID-19 di Indonesia. Kabar tersebut dikemukakan oleh Menteri Energi dan Infrastruktur UEA Suhail al-Mazrouei, mengutip Reuters, Rabu (14/4/2021).
UEA telah menjadi investor besar bagi Indonesia. Jadi tak heran jika Presiden Jokowi memberikan penghargaan nama jalan Tol Layang Japek atau Jakarta-Cikampek, Mohamed Bin Zayed.
UEA termasuk negara yang berinvestasi besar di Indonesia, salah satunya melalui Lembaga Pengelola Investasi (LPI) yang belum lama ini dibentuk Jokowi. UEA pun menjadi konsultan Indonesia untuk pembentukan LPI.
Sebelumnya, Pangeran Mohammed Bin Zayed (MBZ) sudah memutuskan berbagai kerja sama ekonomi dengan Indonesia. Seperti saat dia menyampaikan komitmen investasi sebesar USD 10 miliar atau setara dengan Rp 140 triliun (asumsi kurs Rp 14.000), untuk ditempatkan di Lembaga Pengembangan Investasi (LPI) bernama Indonesia Investment Authority (INA). Keputusan itu diambil Mohamed Bin Zayed, setelah ditelepon Presiden Jokowi.
“Investasi ini merupakan buah manis dari komunikasi melalui sambungan telepon antar pimpinan kedua negara. Pada senja menjelang Maghrib pukul 17.30 WIB hari Jumat tanggal 19 Maret 2021, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) melakukan pembicaraan dengan MBZ,” demikian keterangan resmi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Abu Dhabi, baru-baru ini.
MBZ juga merealisasikan berbagai komitmen investasi, mulai dari sektor energi terbarukan, pelabuhan, hingga menghadiahkan sebuah masjid di Kota Solo. Proyek pembangunan yang dimulai 6 Maret 2021 lalu itu, berlokasi di Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah.
