Jakarta, TopBusiness – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi akan melanjutkan penguatannya. Hal ini lantaran sudah ada tanda-tanda bakal menguat, baik secara teknikal maupun fundamental.
Menurut analis pasar modal dari Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama, IHSG berhasil ditutup menguat signifikan 2.07% di level 6050.28 pada perdagangan kemarin, 14 April 2021. Dan untuk perdagangan hari ini, berdasarkan indikator, MACD memang berpotensi membentuk pola golden cross di area negatif.
Namun untuk Stochastic dan RSI sudah berada di area netral. “Begitupun dengan pola morning star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG, sehingga ke depannya berpeluang menuju ke resistance terdekat,” ujar Nafan dalam Binaartha Technical Research, di Jakarta, Kamis (15/4/2021).
Dengan kondisi tersebut, berdasarkan rasio fibonacci, untuk level support maupun resistance maksimum IHSG akan berada pada rentang 5940.99 hingga 6167.72.
Berikut, sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain:
– ADRO, dengan daily (1195). RoE: 3.72%; PER: 18.45x; EPS: 64.76; PBV: 0.69x; Beta: 1.31. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 1165 – 1195, dengan target harga secara bertahap di level 1215, 1230, 1255, 1305, 1360 dan 1715. Support: 1150 & 1030.
– ASII, dengan daily (5250). RoE: 8.27%; PER: 13.72x; EPS: 399.11; PBV: 1.13x; Beta: 0.81. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola morning star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 5100 – 5300, dengan target harga secara bertahap di level 5550, 5700, 5850, 6000, 6650 dan 7775. Support: 5000.
– GJTL, dengan daily (870). RoE: 4.67%; PER: 9.50x; EPS: 91.54; PBV: 0.44x; Beta: 2.22. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 855 – 870, dengan target harga secara bertahap di level 895, 925, 995 dan 1065. Support: 855 & 840.
– ICBP, dengan daily (8750). RoE: 13.09%; PER: 15.68x; EPS: 562.98; PBV: 2.05x; Beta: 0.26. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 8675 – 8750, dengan target harga secara bertahap di level 8825, 8900, 9200 dan 9500. Support: 8675, 8600 & 8525.
– INCO, dengan daily (4430). RoE: 4.10%; PER: 37.54x; EPS: 118.00; PBV: 1.54x; Beta: 1.66. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 4320 – 4430, dengan target harga secara bertahap di level 4600, 5000, 5425, 5775 dan 7225. Support: 4320 & 3700.
– KLBF, dengan daily (1195). RoE: 14.96%; PER: 25.65x; EPS: 58.28; PBV: 3.83x; Beta: 0.71. Terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli terhadap pergerakan harga saham. “Akumulasi” pada area level 1475 – 1495, dengan target harga secara bertahap di level 1520, 1555, 1695, 1840 dan 1980. Support: 1475 & 1410.
FOTO: Rendy MR (TopBusiness)
