Jakarta, TopBusiness – Lembaga pemeringkat efek Indonesia, PT Pefindo menegaskan peringkat Obligasi I Tahun 2018 seri A PT Medco Power Indonesia (MEDP) pada idA dan Sukuk Wakalah I Tahun 2018 seri A pada idA(sy) dengan total nilai sebesar Rp 399 miliar yang akan jatuh tempo.
Analis, Umar Hareddy dan Niken Indriarsih, di website pefindo.com, di Jakarta, menyatakan bahwa MEDP akan melunasi obligasi dan sukuk tersebut menggunakan kombinasi kas internal dan pinjaman bank.
Per 31 Desember 2020, perusahaan memiliki saldo kas Rp 1,2 triliun. MEDP juga telah mendapatkan fasilitas pinjaman sebesar Rp 400 miliar dari bank yang siap untuk digunakan.
Efek utang dengan peringkat idA mengindikasikan bahwa kemampuan emiten untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang atas efek utang tersebut, dibandingkan dengan emiten lainnya di Indonesia, adalah kuat. Walaupun demikian, kemampuan emiten mungkin akan terpengaruh oleh perubahan buruk keadaan dan kondisi ekonomi, dibandingkan dengan emiten yang peringkatnya lebih tinggi.
Instrumen pendanaan syariah dengan peringkat idA(sy) mengindikasikan bahwa kemampuan emiten untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang dalam kontrak pendanaan syariah dibandingkan emiten Indonesia lainnya adalah kuat. Namun demikian, mungkin akan mudah terpengaruh oleh perubahan buruk keadaan dan kondisi ekonomi dibandingkan instrumen yang peringkatnya lebih tinggi.
Foto: Istimewa
