Jakarta, TopBusiness—Perubahan perilaku konsumen yang disebabkan oleh pandemi Covid-19 juga mengharuskan produsen untuk menilai kembali keragaman produknya.
“Pertama, konsumen yang newly constrained, konsumen yang existing constrained, dan konsumen yang cautiously insulated, sedang merampingkan anggaran mereka dan menjadi lebih paham tentang apa, di mana, kapan, dan bagaimana mereka membeli produk,” kata Andre Farsandi, Analytics Lead for Assortment and Merchandising Services, NielsenIQ Indonesia, dalam keterangan tertulis hari ini.
Kedua, pembeli semakin menyukai format toko yang lebih kecil, dan ini semakin memperkuat betapa pentingnya untuk memanfaatkan ruang yang terbatas di toko dengan sebaik mungkin. “Selama 9-10 tahun terakhir, di Indonesia kami telah mengamati pembeli berpindah dari toko format besar seperti hypermarket menuju ke format yang lebih kecil seperti toko convenience dan minimarket,” katanya.
Dengan meningkatnya e-commerce dan meningkatnya kepercayaan pada platform belanja online, pembeli saat ini terlihat lebih jarang mengunjungi toko fisik. Dan ketika mereka melakukannya, mereka datang sudah siap dengan daftar belanja dan menghabiskan lebih sedikit waktu untuk menjelajahi rak daripada sebelum pandemi.
