Jakarta-Thebusinessnews. Dalam rangka pembayaran utang luar negeri dan operasi moneter yang dilakukan bank Indonesia Cadangan Devisa Indonesia kian susut. Namum hal itu tidak membuat khawatir Pemerintah.
“ Ya yang penting masih tercukup untuk memenuhi 6-7 bulan import, “ jawan Menteri Keuangan Bambang Brojonegoro di Jakarta, Selasa,22 September 2015.
Sehari sebelumnya Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menyatakan cadangan devisa Indonesia tesisa r 103 miliar dollar AS. Atau turun dari posisi pada akhir Agustus 2015 yaitu sebesar 105,3 miliar AS.”Posisi cadangan devisa USD103 miliar per hari ini,” ujarnya.
Namun, Agus menjelaskan jika perhitungan tersebut masih terus dilakukan. “Tapi ini masih akan dalam penghitungan karena akan melihat ekspor kita dan jumlah utang yang mesti dibayar,” jelas dia.Sebelumnya, posisi cadangan devisa Indonesia akhir Agustus 2015 tercatat sebesar USD105,3 miliar atau menurun USD2,3 miliar bila dibandingkan dengan posisi akhir Juli 2015 sebesar USD 107,6 miliar.(AZ)