Jakarta, TopBusiness—Bank Syariah Rajasa Lampung Tengah terus meningkatkan penggunaan sistem TI (teknologi informasi), untuk saat ini dan seterusnya. Sejumlah pertimbangan mendasari hal tersebut.
“Salah satu pertimbangan kami adalah bahwa TI bermanfaat banyak. Antara lain bisa membantu kami mencakup wilayah pemasaran yang lebih luas di Lampung Tengah,” kata Direktur Bank Syariah Rajasa Lampung Tengah, Herwanto, hari ini, dalam presentasi secara virtual untuk Dewan Juri Top BUMD Awards 2021, yang digelar Majalah TopBusiness bersama sejumlah lembaga.
Pada saat ini, impelementasi TI yang sudah berjalan adalah layanan pengajuan aplikasi pinjaman, secara digital.
Bank tersebut pun akan mengintensifkan menu layanan SMS broadcast untuk masyarakat. Dan sedang menunggu persetujuan dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) untuk mengoperasikan layanan ATM cardless atau juga mobile banking.
“Menunggu izin tersebut,” Herwanto berkata, “kami akan mengintensifkan layanan SMS yang seperti itu.
Dana UMKM
Pada presentasi tersebut, Herwanto juga menjelaskan bahwa pihaknya sudah menyalurkan mayoritas dana stimulus untuk UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) yang terdampak Covid-19. Total dana dari pemerintah tersebut sebesar Rp12 miliar.
“Saat ini, dari sasaran 11.972 nasabah, yang sudah mendapatan dana tersebut sebanyak 11.372. Yang belum mendapatkan, karena persyaratan yang kurang lengkap,” kata Herwanto.
Ia pun menjelaskan bahwa, saat ini, Bank Syariah Rajasa sedang bersiap untuk menyalurkan dana desa yang asalnya dari pemerintah Indonesia.
Kemudian, ada beberapa bentuk dukungan dari bank tersebut untuk program pemerintah. Yang pertama, berbentuk peningkatan ekonomi kerakyatan. Bentuknya adalah berupa kerja sama dengan badan usaha milik desa, untuk pengadaan modal usaha.
Kedua, adalah peningkatan mutu pendidikan. “Dalam hal ini kami bekerja sama dengan Bazanas Lampung Tengah,” Herwanto menjelaskan.
Adapun yang ketiga adalah dalam pembiayaan produksi pertanian dan memertahankan stabilitas harga produk tani. “Kami membiayai modal usaha untuk kelompok tani,” katanya.
