TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Erick Thohir: Kolaborasi BUMN untuk Bangun Ketahanan Pangan dan Wirausaha Petani

Albarsyah
24 May 2021 | 15:37
rubrik: BUMN
Erick Thohir: Kolaborasi BUMN untuk Bangun Ketahanan Pangan dan  Wirausaha Petani

Jakarta, TopBusiness – Peningkatan kesejahteraan petani harus ditunjang dengan penciptaan  kegiatan bisnis petani secara profesional.

Hal itu ditekankan Menteri BUMN, Erick Thohir saat  meninjau Sentra Pengolahan Beras Terpadu (SPBT) di Desa Kaliputih, Kutowinangun, Kebumen,  Jawa Tengah, Minggu (23/5).

SBPT yang merupakan wujud kolaborasi antara Bank Mandiri dan  Pertamina ini menjadi tahapan dalam program mewirausahakan petani untuk mendukung petani,  terutama pada masa panen dan pasca panen, demi menciptakan skala usaha yang lebih besar dan  mampu bersaing di pasar.

“Saya memuji kolaborasi antara Bank Mandiri dan Pertamina dalam pembentukan SBPT ini.  Penggilingan beras ini tak hanya akan meningkatkan produktifitas petani untuk menghasilkan beras  premium demi mewujudkan ketahanan pangan, namun karena dikelola berdasarkan model  perusahaan dengan pendampingan dan pengawasan oleh Bank Mandiri, maka SBPT ini akan  menjadi milik para petani dan masyarakat lokal,” ujar Menteri Erick Thohir dalam keterangan resmi yang diterima redaksi TopBusiness.id.

Dalam peninjauan ke SPBT yang akan membantu peningkatkan produksi beras dan kesejahtaraan  hampir 170.000 petani di Kebumen itu, Menteri BUMN didampingi oleh Menteri Perdagangan,  Muhammad Lutfi, Menteri Koperasi dan UMKM, Teten Masduki, Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto,  Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi dan Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati.

SBPT Kutowinangun dengan kapasitas produksi sebesar 3 ton/jam ini dikelola bersama antara PT Mitra Desa Kebumen yang sahamnya dimiliki Koperasi Migatani Lestari Mandiri dan beranggotakan  petani-petani di Kebumen serta PT Mitra BUMDes Nusantara, anak perusahaan BUMN, yang  mendukung kebutuhan modal kerja.

“Jika korporasi besar bisa menjual produk dengan murah karena skala ekonomi yang besar atau  bisa lebih efisien karena memproduksi dalam jumlah massal, maka kita bisa melakukan hal serupa  bagi para petani kita. Pembangunan SBPT ini dan juga pendampingan dari BUMN merupakan satu  upaya pengelolaan agar petani bisa lebih sejahtera dalam menikmati hasil jerih payahnya,” lanjut  Menteri BUMN.

BACA JUGA:   Pertamina Resmikan Bantuan PLTS untuk UGM

Fasilitas SPBT Kutowinangun ini juga dilengkapi toko yang menjual beragam pupuk dan kebutuhan  sarana produksi pertanian. SBPT juga memfasilitasi program pembinaan budidaya tanam dengan smart and corporate farming, akses permodalan, bank gabah dan penyaluran dana bergulir.

Previous Post

PDAM Jayapura Siapkan AMDK PON Papua

Next Post

Persiapkan Pemulihan Wisata Religi, PUPR Bangun Gedung Parkir Kawasan Pura Besakih Bali

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR