Jakarta, TopBusiness – Roberto Lorato, CEO mengatakan, “Rendahnya permintaan energi akibat pandemi telah berdampak signifikan terhadap kinerja Perseroan tahun lalu. Dalam menyikapi keadaan luar biasa ini, kami segera melakukan adaptasi untuk melindungi kesehatan dan keselamatan pekerja, mendukung masyarakat di sekitar operasi dan menjaga likuiditas Perusahaan. Harga komoditas telah membaik pada tahun 2021, namun pandemi belum usai sepenuhnya dan volume gas di beberapa pasar utama Perseroan masih rendah. Kami akan tetap disiplin dan menjaga fleksibilitas untuk memanfaatkan pemulihan yang diharapkan.”
Ihktisar Keuangan
• EBITDA sebesar US$502 juta, 20% di bawah tahun 2019 karena permintaan gas dan harga minyak yang rendah.
• Harga minyak US$40,3/bbl, 36% di bawah tahun 2019 (US$62,5/bbl) dan harga gas US$5,2/mmbtu, 23% di bawah tahun 2019 (US$6,7/mmbtu).
• Tahun 2020 Perseroan mengalami kerugian sebesar US$189 juta, termasuk satu kali penurunan non-tunai sebesar US$93 juta pada Kuartal-4 tahun 2020. Perseroan melaporkan Laba Bersih sebesar US$9 juta untuk periode Kuartal-4 tahun 2020, sebelum penurunan nilai dan seiring pulihnya harga minyak.
• AMNT2 melaporkan keuntungan sebesar US$25 juta dengan bijih produktif dari pengembangan Tahap 7 dan didukung oleh kenaikan harga tembaga dan emas.
• Belanja modal Migas mencapai US$144 juta untuk menyelesaikan proyek Meliwis di Jawa Timur dan pengeboran empat sumur eksplorasi yang berhasil di Natuna. Belanja modal ketenagalistrikan mencapai US$63 juta, untuk pengembangan CCPP Riau dan pengeboran eksplorasi geotermal Ijen.
• Kas dari operasi setelah belanja modal positif meskipun permintaan energi rendah dengan adanya pengurangan pengeluaran dan sinergi Ophir. Kas dan setara kas adalah US$446 juta.
• Dukungan dari Pemegang saham dan liability management yang proaktif memungkinkan kelangsungan deleveraging.
• Hutang mencapai US$2,7 miliar, turun 15% dari 2019. Untuk Restricted Group3, Hutang adalah US$2,3 miliar, turun 6% dan Hutang Bersih3 adalah US$ 2,0 miliar, turun 4% dari 2019. Hutang Bersih terhadap EBITDA3 4,2x.
• MedcoEnergi telah bergabung dengan Carbon Disclosure Project (CDP) dan akan melaporkan sesuai rekomendasi TCFD4 mulai tahun 2020.
1 PT Medco Energi Internasional Tbk (“MedcoEnergi” atau “Perseroan”)
2 PT Amman Mineral Nusa Tenggara (“AMNT”)
3 Tidak termasuk PT Medco Power Indonesia (“MPI” atau “ Medco Power”)
4 Task Force on Climate Financial Disclosure
PT Medco Energi Internasional Tbk Tel +62-21 2995 3000
The Energy 53rd Fl., SCBD Area Lot 11 A Fax +62-21 2995 3001
• Intensitas emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Cakupan-1 terus membaik, berkurang 12% sejak tahun 2018 dan program pelestarian hutan yang telah dilakukan selama beberapa tahun telah mengurangi 363.595 ton5 CO2 di atmosfer pada 2020.
Ikhtisar Operasi
Minyak & Gas
• Produksi migas 100 mboepd, dampak dari permintaan gas yang rendah. Permintaan gas berangsur pulih pada tahun 2021 namun masih di bawah normal saat sebelum pandemi.
• Biaya produksi migas per unit adalah US$9,0 per boe, sesuai panduan.
• Empat penemuan gas eksplorasi komersial dilakukan pada sumur Bronang-2, Kaci-2, West Belut-1 dan Terubuk-5 di South Natuna Sea Block B PSC.
• Menyelesaikan integrasi sistem, organisasi dan ruang kantor dari Ophir Energy.
Medco Power
• Penjualan ketenagalistrikan adalah 2.639 GWh, 31% berasal dari sumber energi terbarukan. • Medco Power membentuk Aliansi Strategis dengan Kansai Electric Power Company untuk mengoperasikan dan mengembangkan fasilitas IPP gas.
• Sumur eksplorasi di Ijen, Jawa Timur telah menemukan reservoir uap dan pekerjaan sedang dilakukan untuk membuktikan kelayakan komersial fasilitas geotermal yang baru.
• Pembangunan CCPP Gas Riau 275MW mencapai 97% dengan target operasi komersial pada Kuartal-4 tahun 2021 dan konstruksi fasilitas Solar PV 26MWp di Sumbawa sedang berlangsung dengan target penyelesaian pada Kuartal-1 tahun 2022.
AMNT
• AMNT mulai mengakses bijih produktif dari Tahap 7 dan telah berproduksi sebesar 294 Mlbs tembaga dan 132 Koz emas dari bijih tambang dan pengolahan stockpile di 2020.
• Pengembangan Tahap 8 sedang berjalan.
• AMNT memperoleh perpanjangan izin ekspor selama satu tahun sebesar 579.444 Wet Metric Ton.
Panduan 2021
Panduan Perusahaan untuk 2021:
∙ Produksi Minyak & Gas 95 mboepd
∙ Penjualan Listrik 3.000 GWh
∙ Biaya produksi migas per unit di bawah US$10/boe
∙ Total belanja modal Minyak & Gas US$150 juta dan Power US$65 juta
Hilmi Panigoro, Presiden Direktur, mengatakan “Dengan selesainya aliansi Kansai Electric, keberhasilan eksplorasi, dan AMNT kembali menghasilkan keuntungan, sangat membanggakan melihat MedcoEnergi melewati masa yang sulit ini dan bangkit menjadi Perusahaan yang lebih kuat. Kami juga mulai melihat manfaat dari upaya kami mengendalikan emisi dan kami akan memperbarui sasaran ESG dan Transisi Energi jangka menengah kami, tegas Hilimi dalam keteragan resminya kepada Top Business.id.
PT Medco Energi Internasional Tbk (“MedcoEnergi”) adalah perusahaan energi dan sumber daya alam Asia Tenggara terkemuka yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (MEDC IDX). MedcoEnergi memiliki tiga segmen bisnis utama, Minyak & Gas, Ketenagalistrikan dan Pertambangan. MedcoEnergi mengeksplorasi dan memproduksi minyak dan gas terutama di Indonesia dan memperluas kehadirannya di Asia Tenggara. Kelompok usaha MedcoEnergi mengoperasikan pembangkit listrik tenaga gas, panas bumi dan air di Indonesia melalui di Medco Power dan kepemilikan non-konsolidasi di PT Amman Mineral Nusa Tenggara yang mengoperasikan tambang tembaga dan emas yang besar di Indonesia.
Dokumen ini dapat berisi proyeksi, rencana, strategi, kebijakan, dan tujuan PT Medco Energi Internasional Tbk. (“Perusahaan”), yang harus diperlakukan sebagai pernyataan berwawasan ke depan dalam arti hukum yang berlaku. Pernyataan berwawasan ke depan, pada dasarnya, melibatkan risiko dan ketidakpastian yang dapat menyebabkan hasil aktual berbeda secara material dari yang diungkapkan atau tersirat dalam pernyataan ini. Perusahaan tidak menjamin bahwa setiap tindakan yang diambil dengan mengandalkan dokumen ini akan membawa hasil spesifik.
ilustrasi: neraca.co.id
