TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ada Upaya Jamkrida Banten dalam Menghidupkan Pelaku Usaha saat Pandemi

Agus Haryanto
2 June 2021 | 21:45
rubrik: Event
Ada Upaya Jamkrida Banten dalam Menghidupkan Pelaku Usaha saat Pandemi

Jakarta, TopBusiness – PT Penjaminan Kredit Daerah Banten atau Jamkrida Banten mendukung program pemerintah dalam menghidupkan roda bisnis di saat pandemi Covid-19 melanda. Sebagai perusahaan penjaminan, maka tugas dan tanggung-jawab dari Jamkrida Banten adalah mendukung agar ekonomi di daerah dapat bertahan.

Saat sesi pendalaman materi berjudul MAJU MENJEMPUT TANTANGAN, BERTAHAN MENGHADAPI COBAAN, Direktur Utama Jamkrida Banten, Hendra Indra Rachman, mengakui bahwa pihaknya melakukan adjustment terhadap debitur yang terdampak covid-19.

“Iya ada adjustment, tapi lebih berkomunikasi dengan lembaga pembiayaan. Karena seharusnya yang melakukan adjustment adalah lembaga pembiayaan terhadap performa NPL-nya mereka,” kata Hendra, dihadapan Dewan Juri TOP BUMD Awards 2021, yang berlangsung secara daring via zoom online meeting, di Jakarta, Rabu (02/06/2021).

Termasuk dalam hal ini adalah penetapan tingkat kolektabilitas dari debitur tersebut adalah masuk dalam kewenangan lembaga pembiayaan. Kendati demikian, perseroan tetap mendukung agar bisnis usaha sebuah perusahaan, apalagi sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dapat terus berlanjut, meski dibayangi dengan pandemi yang belum jelas akan berakhir.

 “Collect 1,2,3,4, dan 5 itu kewenangannya memang ada di lembaga pembiayaan. Tapi kami dengan lembaga pembiayaan, seperti, BPR, dan bank umum, untuk program-program restrukturisasi, kami siap melakukan support untuk melakukan penjaminan. Kalau misal, kebijakannya diperpanjang jangka watu supaya kewajiban bisa tercover, kita siap melakukan penjaminan. Karena tujuannya UMKM bisa berjalan,” ungkap dia.

Dalam pandangan Hendra, ada beberapa sektor yang bisa lebih cepat pulih. Salah satunya, adalah sektor pariwisata. Provinsi Banten yang memiliki objek wisata pantai diyakini akan dapat mendorong pertumbuhan industri-industri rumahan dan produk UMKM.

“Sebetulnya kami mencoba membantu UMKM-UMKM yang ada kaitannya dengan potensi wisata. Seperti, Anyer dan Carita, kemudian lokasi-lokasi wisata lain yang ada di Provinsi Banten. Sepertinya itu yang bisa segera tumbuh, recovery. Tapi sepertinya harus ada kerjasama antar-sektor, karena keterlibatan ini, pertama  kaitannya dengan wisata agar bisa tumbuh kembali,” papar dia. 

BACA JUGA:   Terapkan Inisiatif Mitigasi Risiko, BPR KANTI terus Tumbuh

Selain, lanjut dia, sejumlah lembaga pembiayaan bank pun turut mendorong agar percepatan pemulihan ekonomi dapat segera terwujud. “Kelihatan teman-teman BPR terhadap pengusaha-pengusaha di daerah ke sektor industri, misalnya, sektor yang diback up Krakatau Steel,” katanya.

Dia menambahkan, sektor lain yang juga memiliki potensi terus tumbuh adalah yang ada kaitannya dengan kesehatan. Sebab, industri rumahan mampu melihat potensi pasar saat pandemi.

“Sektor industri kesehatan, lagi masa panen. Kita ada biaya dari LPDB sektor kesehatan, sebetulnya mereka lebih maju dengan adanya pandemi. Jadi mudah-mudahan bisa tumbuh dan lebih baik. Saya pikir begitu,” pungkasnya.

Foto: dokumentasi TopBusiness.id

Previous Post

Pandemi Tak Jadi Penghalang Petrogas Jatim Utama Terus Berkembang

Next Post

IHSG Diestimasikan Rebound

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR