TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Indikator BPPSPAM Sehat, Kinerja Perumdam Tirta Muaro Terus Bertumbuh di Masa Pandemi

Busthomi
11 June 2021 | 15:20
rubrik: BUMD, Event
Indikator BPPSPAM Sehat, Kinerja Perumdam Tirta Muaro Terus Bertumbuh di Masa Pandemi

Jakarta, TopBusiness – Bagi masyarakat Kabupaten Tebo, Jambi dalam rangka penemenuhan kebutuhan air minum dan air bersih bisa jadi solusinya adalah Perusahaan Umum Air Minum Tirta Muaro Kabupaen Tebo. Pasalnya, performa Perumdam sudah tersebar di hampir seluruh kabupaten. Dari 12 kecamatan yang ada, hanya dua yang belum teraliri.

Untuk itu, agar masyarakat lebih percaya dengan Perumdam Tirta Muaro, pihaknya terus bekerja keras guna mewujudkan hal itu. Dan terbukti, kinerja perusahaan sepanjang 2020 lalu bisa dinilai berhasil, padahal masih di tengah tantangan yang besar akibat pandemi Covid-19. Baik itu ditilik dari kinerja kesehatan berdasar penilaian Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) maupun dari aspek keuangan saja.

“Berdasar penilaian BPPSPAM Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk tahun 2020 lalu, kinerja Tirta Muaro dinilai sehat dengan 3,05 poin. Sedangkan dari penilaian dari Kementerian Dalam Negeri dengan nilai 55,91 atau cukup,” terang Direktur Utama Perumdam Tirta Muaro, Kabupatan Tebo, Budhi Irawan, dalam sesi wawancara penjurian TOP BUMD Awards, Kamis (10/6/2021).

Perumdam Tirta Muaro sendiri menjadi salah satu finalis yang terpilih mengikuti proses penjurian TOP BUMD Awards 2021 dari ribuan BUMD yang tersebar di Indonesia. TOP BUMD Awards 2021 ini digelar oleh Majalah TopBusiness dengan menggandeng beberapa asosiasi dan institusi yang kompeten di bidangnya.

Disebutkan Budhi, dalam penilaian dari BPPSPAM tersebut beberapa yang dinilai adalah, aspek keuangan (0,810), aspek pelayanan (0,600), aspek operasional (1,130), aspek SDM (0,510). Sehingga didapat angka 3,05 dalam kategori Sehat.

Sementara dari aspek kinerja keuangan juga masih mencatatkan pertumbuhan. Hingga akhir Desmber 2020 lalu, Perumdam yang mengandalkan aliran Sungai Batanghari itu berhasil membukukan asset sebesar Rp63,491 miliar atau naik dari tahun 2019 lalu di posisi Rp59,794 miliar. Angka itu terdiri dari asset lancar Rp5,191 miliar dan asset tidak lancar Rp58,299 miliar.

BACA JUGA:   BPR Rokan Hulu, Lakukan Perubahan dengan Semangat Transformasi

Adapun untuk nilai penjualan atau pendapatan juga masih membukukan pendapatan secara year on year (yoy). Kendati memang tidak sesuai target yang dipatok. Untuk pendapatan per 31 Desember 2020 di posisi Rp11,292 miliar atau naik dari capaian 2019 sebesar Rp11,162 miliar.

Kenaikan juga terjadi dari aspek jumlah pelanggan dan skor layanan pelanggan. Menurut Budhi, jumlah pelanggan sampai akhir tahun lalu sebanyak 13.391 jiwa atau naik dari sebelumnya 11.931 orang. Adapun untuk skor layanan pelanggan, membaik dari 2,92 di 2019 menjadi 3,05 di 2020 lalu.

“Dan hingga akhir Mei 2021 ini, sambungan langganan sudah berjumlah 13.492 SR (Sambungan Rumah/SR) dengan raihan pendapatan per bulan kami mencapai Rp892,65 juta. Dengan tingkat NRW sebesar 22% dan kualitas air minum adalah baik dan bersih,” ucap dia.

Kinerja positif ini terus dikejar oleh manajemen untuk mewujudkan visi-misi perusahaan. Untuk misi Perumdam Tirta Muaro adalah ‘menjadi perusahaan yang sehat, profesional, dan mandiri, dalam memberikan pelayanan air bersih menuju Tebo tuntas’.

Dengan misinya adalah, menjamin kelancaran pendistribusian air bersih secara kualitas, kuantitas, dan kontinuitas; memperluas cakupan pelayanan air bersih kepada masyarakat; meningkatkan profesionalisme SDM; dan meningkatkan laba perusahaan yang optimal.

“Dengan strategi bisnis untuk mewujdukan visi-misi itu adalah meningkatkan kualitas air bersih dan kualitas pelayanan untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan. Dan kita tetap berusaha untuk meraih laba sekalipun porsi usaha kami 100 persen sebagai layanan publik,” Budhi menerangkan.

Inovasi Perumdam

Kinerja yang positif ini memang tak lepas dari berbagai terobosan, inovasi dan kerja keras manajemen.  Antara lain, Perumdam satu ini telah melakukan program sambungan murah hanya Rp250 ribu untuk bisa menjadi pelanggan Perumdam Tirta Muaro. Lalu. perusahaan juga aktif mengikuti program hibah air minum untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dari Kementerian PUPR agar tepat sasaran.

BACA JUGA:   Di Tengah Perlambatan Ekonomi Gegara Pandemi, Ini Jurus Jitu PT PER hingga bisa Kantongi Laba

“Kami juga melakukan sistem pelayanan SL, pembayaran rekening, sistem akuntansi, pengaduan pelanggan, pemetaan terkomputerisasi dalam rangka reformasi birokrasi. Temasuk dalam hal SDM ini, inovasi kami adalah melakukan sistem absensi melalui HP Android tiap pegawai dengan menetapkan titik kordinat absensi yang diatur sesuai wilayah kerja masing-masing, sehingga manajemen bisa mengontrolnya,” bebernya.

Lalu ada juga inovasi terkait pemanfaatan sistem teknologi informatika (IT). Dalam hal ini, Perumdam menggandeng PT Bimasakti Sanjaya untuk menerapkan sistem aplikasi yang terintegrasi antar subbagian di peruasahaan yaitu Aplikasi PDAM Pintar.

Layanan PDAM Pintar ini, kata dia, terdiri atas 12 modul utama yang dapat membantu dan mendukung kinerja PDAM, yaitu dashboard, baca meter, loket, billing, hublang, perencanaan, distribusi, PDAM info, gudang, akuntansi, personalia, dan keuangan.

Pihaknya juga mengembangkan program Geografis Informasi System (GIS) yang terintegrasi dengan billing system, di mana setiap pelanggan akan memiliki koordinat, nama pelanggan, nomor ID, tagihan, tunggakan, foto rumah, anggota keluarga, dan pemakaian airnya.

Inovasi lainnya, disebutkan Budhi, selama kepengurusannya dalam 10 tahun ini sudah bisa membalikkan kondisi Perumdam yang semula sakit menjadi lebih baik. Padahal dulu, kata dia, banyak perilaku menyimpang dan mark up dari oknum sebelumnya, terutama terkait biaya genset sebelum menggunakan listrik PLN. Dan hal ini membuat kinerja perusahaan terbebani.

“Namun keberhasilan kami dalam 10 tahun saya menjabat ini, seperti untuk SR dari 2011 hanya 2.400 sekarang sudah 13.492 SR. Lalu pendapatan dari Rp91,76 juta per bulan menjadi Rp892,65 juta per bulan. Juga utang dana pensiun yang dulunya Rp1,8 miliar, kini tinggal Rp350 juta, dengan nilai kerja saat itu, 1,96 atau sakit menjadi 3,07 atau sehat, dan lain sebagainya,” pungkas Budhi.

BACA JUGA:   Bank DKI Raih Penghargaan Apresiasi Pemerintah Daerah Indonesia 2023

FOTO: TopBusiness

Tags: Perumdam Tirta MuaroTOP BUMD Awards 2021
Previous Post

SPE Tunjukkan Peningkatan

Next Post

Indo Premier Gelar Festival ETF

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR