
Jakarta — Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) telah meluncurkan silabus ujian Chartered Accountant (CA) Indonesia dalam rangka menyambut penyelenggaraan ujian CA pertama pada bulan Juni mendatang.
“Ini adalah upaya menyejajarkan akuntan profesional Indonesia dalam kerangka persaingan di ASEAN Economic Community (AEC) 2015,” ujar anggota DPN ( Dewan Pengurus Nasional) Ikatan Akuntan Indonesia, Khomsiyah, di Jakarta hari ini.
Masa grand fathering CA yang dijadwalkan berlaku sampai 31 Desember 2014 memang masih lumayan lama. Selama masa itu pula, IAI telah memberikan lebih dari 5.000 sertifikasi CA kepada akuntan profesional Indonesia yang memiliki track record dan kompetensi yang telah teruji dari berbagai sektor. “Ini tentunya sudah melalui proses dan seleksi ketat di Dewan Standar Akuntan Profesional (DSAP) IAI, untuk menjamin mereka yang memiliki CA memang layak untuk itu,” kata Khomsiyah.
CA telah menjadi magnit. Tidak hanya bagi profesi, tapi juga bagi user dari berbagai sektor. Sebut saja sektor privat, pemerintahan, akademisi, informal, dan banyak lagi. “Hanya dalam kurun waktu setahun saja, sejumlah institusi telah mensyaratkan CA sebagai salah satu indikator kompetensi calon SDM mereka.”
Sebagai sebuah sertifikasi, CA tidak dibentuk asal-asalan. CA merupakan jawaban IAI sebagai anggota International Federation of Accountants (IFAC) yang mengharuskan setiap anggota merupakan individu yang telah teruji integritas, etika dan kompetensinya, serta ter-update dengan perkembangan terkini dunia akuntansi.
Alasan itulah yang mendorong IAI segera menyelenggarakan ujian CA untuk pertamakalinya pada 18 sampai Juni 2014 mendatang. “Ujian ini akan memastikan kualitas pemegang CA Indonesia sebelum kita melihat aspek yang lebih luas dalam konteks AEC 2015,” ujar Khomsiyah pula. (ABDUL AZIZ/DHI)