TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Berpotensi Lanjutkan Pelemahan

Agus Haryanto
18 June 2021 | 08:15
rubrik: Capital Market
Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Jumat (18/6/2021) akhir pekan berpotensi melanjutkan pelemahan.

Dalam laman samuel.co.id, tim peneliti Samuel Sekuritas Indonesia, di Jakarta, berjudul IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan.

Bursa saham AS ditutup variatif semalam. Dow Jones -0,62%, S&P500 -0,04%, dan Nasdaq +0,87%. The Fed tetap mempertahankan suku bunga di angka 0,25% bulan ini, namun mengisyaratkan potensi kenaikan lebih cepat di tahun 2023, serta sinyal adanya pembahasan rencana pemangkasan pembelian obligasi. The Fed memperkirakan inflasi AS akan mencapai 3,4% pada tahun 2021.

Sementara itu, bursa Asia kemarin ditutup mixed. Kospi -0,42%, Nikkei -0,93%, Shanghai +0,21%. Indeks EIDO ditutup melemah 0,56% kemarin (17/6), diikuti IHSG yang juga ditutup turun 0,17% ke level 6.068. Investor asing mencatatkan keseluruhan net sell sebesar Rp 634,1 miliar. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh TBIG (Rp 47,5 miliar), PGAS (Rp 36,3 miliar), dan BFIN (Rp 34,3 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh MDKA (Rp 133,1 miliar), BMRI (Rp 126,6 miliar), dan BBRI (Rp 107,9 miliar).

Kasus positif COVID-19 di Indonesia bertambah sebanyak 12.624 Kamis kemarin (17/6), (+27,0% daily) dengan daily positive rate sebesar 15,9%. Saat ini total kasus aktif sudah mencapai 125.303 (6,4% infection rate), dengan jumlah total kasus yang ditemukan sebanyak 1,95 juta kasus. Terkait vaksinasi, dosis pertama telah diberikan pada 21,9 juta orang di Indonesia, 12,1% dari target (+1,2% daily, +550,482), sedangkan dosis kedua total sudah diberikan pada 11,9 juta orang (+26,5% daily, +147.512).

Bank Indonesia tetap mempertahankan suku bunga acuan (BI7DRR) di level 3,5% ,sesuai ekspektasi konsensus. Dari pasar regional pagi ini, Nikkei dibuka + 0,17% dan Kospi dibuka -0,02%. “Kami memperkirakan IHSG masih akan melemah pagi ini, dengan minimnya sentimen positif dari global dan domestik serta adanya lonjakan kasus COVID-19 dalam negeri dan mulai penuhnya kapasitas rumah sakit,” demikian terlihat.

BACA JUGA:   Samuel Sekuritas Rekomendasikan Saham Ini Saat IHSG Tren Naik

Foto: Rendy MR

Previous Post

Mantap, Rangka Atap Berat 3.900 Ton Jakarta International Stadium Berhasil di Titik Puncak

Next Post

Bank Bukopin Tunjuk Manajemen Baru di RUPS, Bukti Penugasan Telah Usai dengan Hasil Positif

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR