Jakarta, TopBusiness—Perumda Tirta Amertha Jati Kabupaten Jembrana (Mbali) untuk tahun 2020, bisa mencatatkan laba sebesar Rp163 juta. Adapun pada tahun 2019, masih mencatatkan kerugian sebesar Rp1,92 miliar.
“Laba tersebut kami dapatkan saat terjadinya Covid-19. Dan di tahun-tahun sebelumnya, kami masih merugi,” kata Direktur Perumda Tirta Amertha Jati, Ida Bagus Kerta Negara, dalam presentasi untuk Dewan Juri Top BUMD Awards 2021, yang berlangsung melalui jaringan internet (17/6/2021). Itu adalah ajang penilaian-penghargaan untuk BUMD yang digelar Majalah TopBusiness bersama sejumlah lembaga seperti Institut Otonomi Daerah, Yayasan Pakem, Dwika Consulting, Lembaga Kajian Nawacita, PPM, Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Padjajaran, Solusi Kinerja Bisnis, dan lain-lain.
Ida Bagus Kerta Negara menjelaskan sejumlah hal lain tentang kinerja pihaknya pada tahun 2020. Yakni bahwa untuk audit kinerja, mendapatkan nilai 64,45 atau ‘baik’. Pada tahun 2019, nilai tersebut di 62,90 atau ‘baik’.
Untuk audit laporan keuangan 2020, perumda tersebut mendapatkan WTP (wajar tanpa pengecualian). WTP pun didapatkan untuk audit laporan keuangan 2019. “Jadi secara umum, kini kami WTP dan berkinerja ‘baik’,” dia menegaskan.
Pada saat ini, jumlah pelanggan PDAM Tirta Amertha Jati di 24.691 SR (sambungan rumah). Level NRW (non-revenue water/tingkat kebocoran) pada 29%.
“Kami pun memberikan kontribusi pajak ke pemerintah daerah. Contohnya adalah pajak penerangan jalan dengan nilai Rp311,56 juta,” papar Ida Bagus Kerta Negara.
Sejumlah inovasi dan terobosan tersebut, masih menurut direktur tersebut, digelar pada saat dampak Covid-19 terjadi ke pelanggan atau pun keseluruhan masyarakat. Satu di antara itu adalah keringanan untuk pelanggan: penghapusan sanksi untuk keterlambatan pembayaran. Keringanan ini berlangsung selama April 2020 sampai Juni 2020.
“Terobosan lainnya adalah bahwa kami menggelar gebyar diskon SR di September 2020, saat ulang tahun Perumda Tirta Amertha Jati,” Ida Bagus Kerta Negara menjelaskan lebih lanjut.
Di kesempatan presentasi yang sama, Kepala Bagian Administrasi dan Keuangan Perumda Tirta Amertha Jati Kabupaten Jembrana, I Gusti Made Agung Sugiana, mengatakan bahwa pihaknya terus mengupayakan penambahan jaringan pelayanan. Itu khususnya untuk penambahan kapasitas penambahan air baku.
“Sebelumnya, kami sebatas menambah jaringan pipa. Kalau kini, kami pun mengupayakan menambah kapasitas air baku,” kata dia.
