TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Intiland: Insentif Kebijakan dari Pemerintah Berdampak Positif ke Sektor Properti

Busthomi
22 June 2021 | 12:49
rubrik: Business Info
RUPST Intiland Setujui Perubahan Dewan Komisaris dan Direksi

Jakarta, TopBusiness – Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi PT Intiland Development Tbk (DILD) Archied Noto Pradono memproyeksikan industri properti masih akan terus beradaptasi dan mencari titik balik untuk kembali mencapai pertumbuhan. Seluruh pelaku industri properti dituntut untuk mampu menyesuaikan dan mencari cara-cara inovatif menghadapi dinamika pasar dan konsumen.

Meskipun prospek pasar properti ke depan masih penuh tantangan, namun Perseroan optimistic situasi dan kondisi akan berangsur-angsur membaik. Saat ini justru memberikan peluang yang cukup baik bagi konsumen untuk melakukan pembelian dan berinvestasi properti di saat pasar sedang turun dan banyak insentif kemudahan pembelian dari pengembang dan pemerintah.

Hal ini terlihat dari potret perubahan dari kinerja penjualan di kuartal I-2021 ini. Perseroan tercatat berhasil membukukan marketing sales Rp310 miliar, atau naik 166% dibandingkan perolehan kuartal I tahun 2020. Jumlah tersebut belum termasuk kontribusi dari pendapatan berkelanjutan yang mencapai Rp176 miliar yang berasal dari segmen properti investasi, seperti perkantoran sewa dan pengelolaan lapangan golf dan sarana olahraga.

“Penjualan dari segmen kawasan perumahan memberikan kontribusi terbesar senilai Rp222 miliar atau 71,5 persen. Sisanya berasal dari penjualan dari segmen kawasan industri dengan kontribusi sebesar 19,2 persen dan mixed-use hanya 9,4 persen,” ungkap Archied, di Jakarta, Selasa (22/6/2021).

Menurutnya, dengan kondisi itu, saat ini adalah momentum terbaik bagi konsumen dan investor untuk pembelian properti. “Pasar properti dalam tren positif seiring meningkatnya permintaan masyarakat dan adanya insentif kebijakan pemerintah,” kata Archied.

Archied menilai, insentif kebijakan yang digelontorkan pemerintah memberikan dampak yang sangat baik bagi sektor properti. Stimulus tersebut bukan hanya berpengaruh terhadap penjualan produkproduk properti yang nilainya masuk ke dalam kriteria insentif, namun juga berimbas kepada produk-produk properti lainya. Kebijakan tersebut dinilai mampu memberikan efek psikologis kepada masyarakat dengan menumbuhkan kembali keyakinan untuk pembelian properti.

BACA JUGA:   Jalankan Arahan Presiden, 23,2 Juta Liter Air Bersih Disalurkan untuk Atasi Kekeringan di Jateng dan Jatim

Perseroan tahun ini terus berupaya maksimal menjaga kinerja usaha dan meningkatkan penjualan. Pengembangan baru difokuskan pada proyek-proyek berjalan serta peningkatan penjualan dari inventori atau stok produk. Perseroan saat ini memiliki cukup stok unit-unit siap huni di sejumlah proyek high rise, seperti apartemen 1Park Avenue, Regatta, Graha Golf, Praxis, The Rosebay, Sumatra36 dan Aeropolis.

Mempertimbangkan situasi dan kondisi yang dihadapi saat saat ini, Perseroan cenderung menempuh langkah konservatif dalam memutuskan setiap pengembangan proyek baru, khususnya proyek-proyek di segmen mixed-use & high rise. Namun demikian, Perseroan tetap menimbang setiap peluang ekspansi dengan memperhitungkan secara matang setiap risiko dan daya serap pasar.

Perseroan tahun ini sukses meluncurkan beberapa pengembangan baru di sejumlah proyek. Beberapa pengembangan baru tersebut seperti peluncuran klaster DUO di perumahan Talaga Bestari, klaster Sierra di proyek Serenia Hills, dan tiga klaster baru di perumahan Graha Natura Surabaya.

Sementara untuk proyek baru, Perseroan memulai pengembangan kawasan mixed use terpadu Tierra di kota Surabaya. Pengembangan baru yang dimulai dengan peluncuran produk komersial Tierra SOHO tersebut sukses dan mendapat sambutan sangat baik dari masyarakat.

“Kami percaya bahwa permintaan pasar dan daya beli masih ada. Jadi tantangannya adalah jeli menangkap kebutuhan dan mampu memberikan produk-produk yang inovatif yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” kata Archied.

Dalam rangka mengangkat ceruk tersebut dan memenuhi kebutuhan pasar, Perseroan baru saja meluncurkan program spesial yang bernama Click & Stay. Click & Stay merupakan program kampanye pemasaran yang tujuannya memberikan kemudahan bagi masyarakat dan konsumen untuk memiliki properti-properti terbaik Intiland.

Program yang digelar dari 21 Juni hingga akhir Agustus 2021 ini menawarkan beragam promo spesial, serta serangkaian talkshow dengan narasumber yang kompeten dan pakar di bidangnya. Diikuti oleh 18 proyek yang berlokasi di Jakarta, Tangerang, dan Surabaya, Click & Stay juga menyediakan pameran properti secara virtual yang menyediakan beragam produk mulai dari perumahan, apartemen, low-rise residential, perkantoran, komersial, SOHO, hingga pergudangan.

BACA JUGA:   Kinerja Intiland Bagus di 2019

FOTO: Istimewa

Tags: Insentif Pajakintiland developmentpasar properti
Previous Post

Gelar RUPS, Pemegang Saham DILD Setujui Seluruh Agenda

Next Post

BTN Tawarkan Program KPR Takeover

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR