Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga sesi penutupan perdagangan Rabu (07/7/2021) di Bursa Efek Indonesia akan cenderung melemah.
Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia via samuel.co.id, di Jakarta, memiliki judul IHSG mungkin melemah mengikuti bursa global.
Pada penutupan perdagangan, bursa saham AS cenderung campuran. Dow turun 0,6%, diikuti S&P500 (-0,2%), setelah naik 7 hari berturut-turut, sementara Nasdaq masih menguat 0,2%. Para investor memilih menunggu rilis risalah rapat the Fed guna mencari petunjuk arah kebijakan bank sentral kedepannya.
Selain itu, investor juga menunggu data lowongan kerja AS dan pertumbuhan KPR yang akan dirilis dalam waktu dekat.
Peningkatan kasus COVID-19 di Indonesia masih tercatat hingga saat ini. Sebanyak 31.189 kasus baru tercatat kemarin (06/7), naik 4,9% dari hari, sebelumnya sekaligus menjadi rekor baru kasus harian COVID-19 Indonesia. Sedangkan pasien yang sembuh kemarin hanya sebanyak 15.863 kasus. Akibatnya, jumlah kasus aktif kembali naik menjadi 324.597 (tertinggi ke-2 di Asia), meningkat +42% dari minggu lalu.
Tingkat pemulihan turun menjadi 83,5%. Program vaksinasi masih terus berjalan hingga saat ini, dengan 33,2 juta penduduk telah mendapat vaksinasi tahap 1 sedangkan yang menerima vaksinasi tahap 2 sudah mencapai 14,3 juta penduduk.
“Tingginya angka penularan COVID-19 serta melemahnya bursa global membuat kami memproyeksikan IHSG akan cenderung melemah hari ini. Yang perlu dicermati juga adalah apakah PPKM darurat akan diperpanjang dan diperpanjang,” demikian tertulis.
Sementara pagi ini Nikkei terpantau turun 1,4% dan KOSPI 0,5%.
Foto: Rendy MR”
