Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga sesi penutupan perdagangan Rabu (14/7/2021) di Bursa Efek Indonesia diestimasikan bergerak turun.
Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia via samuel.co.id, di Jakarta, hari ini yang memiliki judul COVID-19 Kembali Tembus Rekor, IHSG Berpotensi Melemah.
Pada perdagangan, bursa saham AS ditutup dengan kecenderungan turun. Dow turun 0,31%, S&P500 melemah 0,35% dan Nasdaq terkoreksi 0,38%. Pelemahan terjadi setelah merilis data CPI AS yang berada di level 5,4%, lebih tinggi dari konvensi konvensi (5,0%). Hal tersebut membuat para investor khawatir Fed akan mengubah kebijakan suku bunganya lebih cepat. Selain itu, para pelaku pasar juga masih menunggu rilis laporan 2Q21 dari para emiten.
Ledakan kasus COVID-19 di Indonesia masih belum mereda hingga saai ini dan terus mencetak rekor baru. Sebanyak 47.899 kasus baru tercatat di Indonesia kemarin, naik 18,5% dari hari sebelumnya, sementara jumlah pasien yang sembuh hanya mencapai 20.123 pasien. Dengan demikian, kasus aktif kembali meningkat menjadi 407.709 (tertinggi ke-2 di Asia), meningkat +25.6% dari minggu lalu. Tingkat pemulihan turun menjadi 81,8%.
Program vaksinasi masih terus berjalan hingga saat ini. Per Selasa (13/7), 36,9 juta penduduk telah mendapat vaksinasi tahap pertama sedangkan yang menerima program kedua sudah mencapai 15,2 juta penduduk.
“Dengan peningkatan angka penularan COVID-19 dan nyatanya kemungkinan penambahan PPKM darurat, kami memperkirakan IHSG akan kembali melemah hari ini,” demikian tertulis.
Hal lain yang memberatkan pasar adalah memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi dari 4,1%-5,1% menjadi 3,8%. Kemudian, pelemahan bursa global juga menjadi sentimen negatif.
Foto: Rendy Mr
