Jakarta, TopBusiness – Lebih dari enam dasawarsa, PT Bank CIMB Niaga Tbk berdiri di Tanah Air. Dalam perjalanan usahanya, CIMB Niaga telah mencatatkan sejumlah prestasi dan turut menentukan arah pengembangan industri perbankan di Indonesia.
Pada tahun 1987, CIMB Niaga menjadi bank lokal pertama yang menawarkan layanan perbankan melalui mesin Automatic Teller Machine (ATM) di Indonesia. Pencapaian ini dikenal luas sebagai masuknya Indonesia ke dalam dunia perbankan modern.
Pada 29 November 1989, CIMB Niaga melanjutkan langkah menjadi perusahaan terbuka dengan mencatatkan saham atas namanya pada PT Bursa Efek Indonesia (dahulu PT Bursa Efek Jakarta dan PT Bursa Efek Surabaya). Kepemimpinan dan inovasi CIMB Niaga dalam penerapan teknologi terkini semakin dikenal di tahun 1991 dengan menjadi bank pertama yang memberikan layanan perbankan online.
Kini, CIMB Niaga tercatat sebagai TOP 2 Bank swasta nasional berdasarkan total aset yang mencapai Rp 273 triliun dengan 427 Kantor Cabang, 29 Cabang Syariah dan 37 Digital Lounge. Memiliki 7 Juta nasabah, CIMB Niaga bertekad menjadi perusahaan ASEAN yang terkemuka. Meski badai Pandemi Covid-19 melanda dunia bahkan Tanah Air, PT Bank CIMB Niaga Tbk mampu bertahan dan beradaptasi ditengah pandemi.
“Dengan dukungan dari GRC yang kuat, kami dapat berdaptasi di masa Pandemi Covid-19,” ujar Fransiska Oei selaku Direktur Kepatuhan, Corporate Affairs & Hukum PT Bank CIMB Niaga Tbk saat penjurian secara online dalam ajang TOP GRC Awards 2021 oleh Majalah TOP Business, Senin (19/07/2021).
Penerapan GRC di Bank CIMB Niaga didukung dengan Strukutr Organisasi serta Inovasi dan Terobosan TI. Beberapa Inovasi dan Terobosan TI dalam mendukung GRC diantaranya adalah;
- Mendorong Penggunaan Kanal Digital bagi Nasabah (Octo Mobile, Octo Clicks, BizChannel@CIMB, Digital onboarding, OctoFriends, Fitur fitur yang memberikan consistent customer experience)
- Optimasi Biaya TI
• Konsolidasi sistem-sistem yang serupa
• Renegosiasi dengan vendor TI
• Optimasi penggunaan sumber daya
- Digitalisasi Internal Bank
• Aplikasi (tools) digital untuk tenaga marketing (OctoSmart)
• Virtual training untuk staf internal
• Alur kerja digital dan RPA
• Solusi berbasis internet untuk HR dan procurement dan lain-lain
- Digitalisasi Proses Internal TI
• Penerapan DevSecOps
• Proses dan penggunaan tools CI/CD
• Platform Manajemen Proyek
- Membangun Infrastruktur TI yang Kuat & Aman
• Infrastruktur TI yang mendukung staf dalam bekerja dari rumah (Work From Home)
• Sistem keamanan terbaik dikelasnya
• Peningkatan integrasi platform
• Penyegaran teknologi untuk infrastruktur dan sistem yang telah usang
Sejumlah langkah dilakukan CIMB Niaga dalam menghadapi Pandemi Covid-19 seperti; Perlindungan terhadap kesehatan karyawan, Penyesuaian operasional & melakukan risk assessment serta Membantu nasabah dan komunitas.
“CIMB Niaga juga melakukan upaya-upaya selama pandemi Covid-19, seperti Penutupan sementara beberapa cabang, Program vaksin sebanyak 19.302 karyawan & keluarga untuk meningkatkan Kesehatan & Kesejahteraan Karyawan,” kata Fransiska Oei.
Penulis: Mi’roji
