TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pertamina Terus Genjot Target UMK Naik Kelas

Achmad Adhito
27 July 2021 | 15:15
rubrik: BUMN
Ini Sebabnya Inflasi 2017 Terendah 14 Tahun

Ilustrasi/Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Pembinaan usaha mikro dan kecil (UMK) oleh PT Pertamina (Persero) terus menunjukkan hasil yang positif. Melalui Program Pendanaan UMK, Pertamina berhasil mendampingi sebanyak 65 mitra binaan menjadi UMK naik kelas hingga triwulan kedua tahun 2021 ini. Jumlah ini akan terus meningkat seiring dengan ajang Pertamina UMK Academy 2021 yang tengah berlangsung.

Pjs. Senior Vice President Corporate Communications and Investor Relations Pertamina, Fajriyah Usman, mengatakan hari ini secara tertulis bahwa jumlah UMK naik kelas tersebut makin mendekati target sebanyak 106 binaan naik kelas tahun ini.

“Hingga triwulan kedua ini, sudah tercapai target sebesar 61,32 persen. Kami optimistis target tersebut mampu terlampaui hingga akhir tahun ini,” tuturnya.

Seluruh UMK tersebut, lanjut Fajriyah, dinyatakan naik kelas setelah memenuhi beberapa kriteria UMK naik kelas. Seperti mengalami peningkatan omzet, kapasitas produksi, jumlah pekerja, penambahan sertifikasi dan izin usaha, perluasan pemasaran, hingga pelibatan masyarakat sekitar atau sociopreneur dalam ekosistem usaha.

“Para mitra binaan yang dinyatakan naik kelas tersebut mampu memenuhi setidaknya 2 dari 7 kriteria UMK naik kelas. Mayoritas yakni mampu mengalami peningkatan omzet sebanyak 33 UMK dan penambahan sertifikasi atau perizinan dengan jumlah yang sama,” jelasnya.

Salah satu mitra binaan yang dinyatakan menjadi UMK naik kelas adalah Ratna Indrawati. Pemilik usaha Ratna Artshop yang memproduksi aneka kerajinan rotan ketak ini mengalami peningkatan jumlah omzet dibandingkan sebelum menjadi binaan Pertamina. “Sebelum jadi mitra binaan Pertamina, omzet berkisar Rp40 juta per bulan. Saat ini bisa mencapai Rp90 juta setiap bulan,” ujar Ratna.

Hal itu tidak terlepas dari sejumlah bantuan dan pendampingan yang kerap diberikan kepada Ratna. Mulai dari pendampingan dalam menjalankan usaha, publikasi lewat berbagai media, hingga fasilitas bantuan pameran pada ajang temu bisnis (business matching) dengan pembeli potensial asal Tiongkok dalam ajang China-Asean Expo di Nanning, China tahun 2019 lalu. Seluruh katalog produknya bisa dilihat melalui media sosial @ratnaartshop17.

BACA JUGA:   2.608, Jumlah UMKM Binaan Pertamina MOR VIII

Selain itu, juga ada Ico Ordiana. Pemilik usaha Gerai Amanah ini memproduksi aneka olahan ikan dengan brand Iwa-Qu. Semenjak jadi binaan Pertamina, Diana berhasil naik kelas dengan mengantongi sertifikat halal dan BPOM. “Dengan sertifikat ini konsumen tidak perlu meragukan lagi kualitas produk kami, jika ada yang tertarik bisa melihat di medsos @pempektekwan.amanahco,” tuturnya.

Tags: csr pertaminaumk naik kelas
Previous Post

OJK Dorong Penyaluran KUR Pertanian Berbasis Klaster

Next Post

Menperin Apresiasi Kualitas Ubin-Keramik Lokal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR