Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG pada pembukaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Selasa (3/08/2021), berpotensi stagnan.
Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia via laman samuel.co.id, di Jakarta, tertera judul Menunggu Dampak Perpanjangan PPKM.
Beberapa bursa saham utama Asia ditutup lebih tinggi kemarin. Nikkei +1,8%, Hang Seng +1%, Kospi +0,6% dan Shanghai +2,0%.
IHSG juga ditutup menguat 0,4% menjadi 6.096,5 dengan akumulasi net beli asing sebesar Rp 77,6 miliar di pasar reguler. Aliran masuk asing terbesar dicatat oleh TLKM (Rp 113,6 miliar), diikuti oleh BABP (Rp 92,9 miliar), sedangkan aliran keluar asing terbesar dicatat oleh BBCA (Rp 164,4 miliar) dan BBRI (Rp 42,9 miliar). Indeks EIDO ditutup naik +0,5%. Data inflasi Juli Indonesia; +1,52% yoy.
Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang PPKM Level 4 mulai 3-9 Agustus 2021. Di pasar komoditas, kekhawatiran akan kemungkinan penurunan permintaan dari AS dan China karena rendahnya data PMI manufaktur dan lonjakan COVID-19 kasus, mempengaruhi harga minyak Brent (-3,3%). Beberapa komoditas lain juga mengalami penurunan; nikel -0,55%, batubara -0,13% dan CPO -5,7%.
Sebanyak 22.404 kasus baru COVID-19 dilaporkan di Indonesia pada Senin (8/2) (-27,1% setiap hari), sementara pasien sembuh 32.807 (tingkat kesembuhan 82,1%) dan kasus aktif 523.164. Sejauh ini, Indonesia telah mencatat total 3,46 juta kasus COVID-19.
Update Vaksinasi Nasional: Per Senin (8/8), dosis pertama COVID-19 telah diberikan kepada 47,7 juta orang (+208,315 setiap hari) atau setara dengan 26,3% dari target (181,5 juta). Sementara itu, dosis kedua telah diberikan kepada 20,9 juta orang (+261,346 setiap hari).
Pagi ini indeks Nikkei dibuka negatif 0,4%, sedangkan indeks Kospi bergerak ke zona positif 0,3%. “Kami memperkirakan IHSG akan stagnan hari ini,” demikian tertulis.
Foto: Rendy MR
