TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Paruh Pertama, Laba BCA Syariah Terkerek 18,3 Persen

Busthomi
6 August 2021 | 16:56
rubrik: Finance
Paruh Pertama, Laba BCA Syariah Terkerek 18,3 Persen

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Kinerja PT. Bank BCA Syariah (BCA Syariah) masih tumbuh positif dari segi aset, pembiayaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) dan laba selama semester I-2021 ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur BCA Syariah, Pranata dalam acara pemaparan kinerja keuangan BCA Syariah Semester I-2020 secara virtual kepada media, Jumat (6/8/2021).

Tercatat, Aset BCA Syariah di Juni 2021 berhasil mencapai Rp9,7 triliun, meningkat sebesar 14,3% secara tahunan (yoy) dibandingkan Juni 2020 yang sebesar Rp8,5 triliun.

“Pertumbuhan aset BCA Syariah ini didukung oleh pertumbuhan DPK yang per Juni 2021 tercatat sebesar Rp6,8 triliun atau meningkat 13,2% yoy dibandingkan  periode yang sama tahun 2020 sebesar Rp6,0 triliun,” ungkap dia.

Sementara itu, untuk pembiayaan BCA Syariah sampai dengan Juni 2021 juga menunjukkan pertumbuhan kendati menghadapi tantangan perlambatan ekonomi serta masih rendahnya permintaan pembiayaan untuk ekspansi usaha dalam masa pandemi.

“Pembiayaan BCA Syariah per Juni 2021 tercatat sebesar Rp5,9 triliun, tumbuh 3,5% yoy dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” katanya.

Dalam melaksanakan fungsi intermediasi, lanjut dia, penyaluran pembiayaan BCA Syariah masih difokuskan pada sektor produktif di antaranya sektor industri pengolahan, perdagangan dan proyek-proyek infrastruktur strategis pemerintah.

Untuk itu, lanjut Pranata, kualitas pembiayaan BCA Syariah dapat dipertahankan pada level yang rendah dan sehat dengan Non Performing Financing (NPF) Gross tercatat sebesar 0,73% dan NPF Net sebesar 0,01%.

Sejalan dengan kebijakan stimulus perekonomian nasional dari regulator, BCA Syariah melakukan restrukturisasi pembiayaan pada tahun 2021 sebesar Rp1,2 triliun dengan komposisi 79% restruktur pembiayaan atau sebesar Rp949,5 miliar diberikan kepada nasabah yang terdampak langsung Covid-19.

Alhasil, lebih jauh disebutkan dia, kendati menghadapi berbagai  tantangan dalam penyaluran pembiayaan, Financing at Risk (FaR) BCA Syariah di Juni 2021 tercatat masih sebesar 20,9%. Angka ini masih berada di bawah FaR Bank Umum Syariah yang per Maret 2021 tercatat sebesar 27,3%.

BACA JUGA:   Kuartal I Oke, SSMS Yakin Kinerja Tahun Ini Bertumbuh 10%

Di tempat yang sama, Presiden Direktur BCA Syariah Yuli Melati Suryaningrum menambahkan, “Di tengah pandemi Covid-19, BCA Syariah  senantiasa menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan pembiayaan serta dalam mengelola segala risiko yang ada.”

“Sinergi dengan BCA sebagai induk usaha juga semakin intensif dilakukan dalam rangka percepatan  digitalisasi perbankan serta perluasan jaringan layanan untuk memberikan layanan syariah kepada masyarakat,” tegas dia.

Dengan kondisi seperti itu, hingga paruh pertama tahun ini, profitabilitas BCA Syariah meningkat dengan laba sebelum pajak (Profit Before Tax) tercatat sebesar Rp44,2 miliar, meningkat 18,3% dibandingkan dengan tahun lalu yang tercatat sebesar Rp37,3 miliar.

Digital Banking

Selain itu, Pranata kembali menegaskan, dalam rangka mendukung program Pemerintah untuk berkegiatan di rumah, BCA Syariah terus meningkatkan fitur-fitur e-channel untuk memberikan kenyamanan dan keamanan nasabah dalam bertransaksi dari rumah atau banking from home di antaranya dengan meningkatkan limit transfer pada e-channel BCA Syariah Mobile dan Klik BCA Syariah hingga Rp200 juta.

Dengan begitu, pandemi ini turut mendorong percepatan penggunaan perbankan elektronik di antaranya tercermin dari transaksi melalui e-channel yang mendominasi jumlah transaksi nasabah di BCA Syariah selama tahun 2021 hingga mencapai 54%.

“Jumlah pengguna juga meningkat signifikan. Pengguna mobile banking BCA Syariah Mobile meningkat 66,5% menjadi sebanyak 61 ribu pengguna dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sekitar 37 ribu pengguna. Sementara pengguna internet banking Klik BCA Syariah meningkat 121% menjadi sebesar menjadi 12,8 ribu pengguna dibandingkan tahun lalu di kisaran 6 ribu pengguna,” pungkas dia.

FOTO: Istimewa

Tags: bca syariahkinerja keuanganperbankan syariah
Previous Post

Karyawan Perumda Air Minum Kota Padang Sumbang 1 Unit Ambulans untuk Baznas

Next Post

PDB Kuartal II Capai 7,07%, OJK Teruskan Langkah Jaga Momentum Pertumbuhan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR